Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Tojeng

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Terpadu yang sebelumnya telah memberikan sejumlah arahan kepada pihak pemilik atau pengelola lokasi.

Tim Terpadu yang sebelumnya telah memberikan sejumlah arahan kepada pihak pemilik atau pengelola lokasi.

Gedor.id- Aktivitas penimbunan dan pematangan lahan yang dikaitkan dengan rencana pembangunan ruko di Kabupaten Takalar didesak segera diperiksa aparat penegak hukum.

Desakan itu ditujukan kepada Kasat Reskrim Polres Takalar, menyusul hasil survei Tim Terpadu yang sebelumnya telah memberikan sejumlah arahan kepada pihak pemilik atau pengelola lokasi.

Dalam hasil survei tersebut, pemilik atau pengelola diarahkan menghentikan sementara aktivitas penimbunan, pematangan lahan, dan kegiatan pembangunan lainnya hingga seluruh persyaratan serta dokumen perizinan dipenuhi.

Tim Terpadu juga meminta pihak terkait berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan melengkapi sejumlah persyaratan, termasuk kesesuaian tata ruang dan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), dokumen lingkungan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta persyaratan terkait lalu lintas.

BACA JUGA :  Pelaku Keji di Pesta Allamang Takalar Belum Tertangkap, Keluarga Korban Geram

Kondisi tersebut dinilai menjadi alasan yang cukup bagi aparat untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan di lapangan.

Aktivis meminta pemeriksaan tidak berhenti pada memastikan ada atau tidaknya aktivitas di lokasi.

Aparat juga dinilai perlu menelusuri status legalitas lahan, pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan, dasar pelaksanaan penimbunan, serta kelengkapan dan kesesuaian seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

BACA JUGA :  Kasat Lantas Takalar Didesak Tertibkan Truk Tebu Bermuatan Berlebih

“Kasat Reskrim jangan menunggu persoalan ini berkembang menjadi polemik yang lebih besar. Hasil survei Tim Terpadu harus menjadi pintu masuk untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara profesional,” tegas seorang aktivis. Selasa (15/9/2026)

Menurutnya, hal penting lainnya adalah memastikan apakah arahan penghentian sementara yang telah diberikan Tim Terpadu benar-benar dipatuhi.

Jika ditemukan aktivitas masih berlangsung sementara persyaratan yang diwajibkan belum dipenuhi, kondisi tersebut dinilai perlu didalami berdasarkan ketentuan dan kewenangan yang berlaku.

BACA JUGA :  Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul

Aktivis juga meminta Polres Takalar memberikan kejelasan mengenai status kegiatan tersebut, termasuk apakah seluruh proses telah memenuhi ketentuan atau masih terdapat persoalan administratif yang perlu diselesaikan maupun indikasi pelanggaran hukum yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Jangan sampai setelah Tim Terpadu turun dan memberikan arahan, kegiatan kembali berjalan tanpa pengawasan. Kasat Reskrim harus turun ke lapangan, periksa, klarifikasi, dan pastikan status kegiatan ini terang,” tegasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam
Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:58 WITA

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA