Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih

Tojeng

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Warga Laikang yang di Rusak

Rumah Warga Laikang yang di Rusak

Gedor.id– Aksi perusakan rumah dan tempat usaha milik Sarifah Nuryanti Dg Soppeng (41), warga Dusun Boddia, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.40 WITA. Menurut keterangan Sarifah, rumah sekaligus kios miliknya didatangi sekelompok orang yang jumlahnya diperkirakan sekitar 10 orang.

Sarifah menuturkan, aksi tersebut bermula ketika salah seorang yang disebut berinisial ALMS datang ke depan kios sambil diduga menodongkan senjata jenis soft gun dan melontarkan ancaman.

“Pelaku datang ke depan kios menodongkan senjata jenis soft gun, lalu berteriak, ‘Keluar ko ku pecahkan nanti kepalamu.’ Suami saya mau keluar tapi saya larang. Saya pun menangis, lalu yang bersangkutan pergi,” ungkap Sarifah. Kemedia ini. Selasa (15/9/2026)

BACA JUGA :  Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

Situasi kemudian kembali memanas. Tak lama setelah itu, kelompok tersebut disebut kembali dan melakukan pelemparan batu ke arah rumah korban.

Akibat aksi tersebut, sejumlah bagian rumah dan tempat usaha mengalami kerusakan.

Hampir seluruh kaca mobil Toyota Agya milik korban pecah. Kaca jendela rumah juga hancur, sementara dinding berbahan papan lapis roboh.

BACA JUGA :  BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

Kerusakan turut terjadi pada etalase rokok, etalase besar, lemari, kulkas, meja kaca hingga pintu kios.

Sejumlah barang dan isi kios juga disebut berhamburan akibat aksi tersebut.

Korban memperkirakan total kerugian material mencapai Rp100 juta.

Sejumlah nama yang disebut korban telah diketahui dalam peristiwa tersebut, yakni:

  1. SDM, warga Cikoang;
  2. ALMS, warga Boddia;
  3. SMSD, warga Boddia;
  4. RJ, warga Cikoang.

Sementara beberapa orang lainnya yang diduga terlibat masih belum diketahui identitasnya.

Atas kejadian tersebut, Sarifah meminta kepolisian tidak hanya memproses sebagian pihak, tetapi mengusut seluruh orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan tersebut.

BACA JUGA :  Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

“Saya meminta pihak kepolisian segera menangkap semua pelaku dan menghukum mereka sesuai undang-undang yang berlaku, serta kerugian kami diganti sepenuhnya,” tegas Sarifah.

Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Polres Takalar. Korban berharap laporan itu segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan menyeluruh, termasuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi perusakan.

Hingga berita ini disusun, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Tim Reserse Kriminal (Tipidum) Polres Takalar terkait perkembangan laporan, langkah penyelidikan, serta upaya kepolisian mengidentifikasi dan memproses seluruh pihak yang diduga terlibat.

(Tim)

Berita Terkait

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online
Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku
Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan
Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa
Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas
Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polri Sita Dokumen
Pelaku Pembacokan Ingkar Janji, Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Pedagang Percut Sei Tuan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polresta Kendari Bongkar Sindikat Pemalsu STNK, Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Spill Dugaan Perselingkuhan Bupati dan Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Terseret Kasus Huku

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Aksi Brutal Geng Motor “Bocil” di Makassar, Satu Mahasiswa Meregang Nyawa

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Berita Terbaru