Dugaan Cekik Orator di Atas Mobil Komando, Kapolres Bombana Tuai Sorotan Tajam

Tojeng

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Video yang beredar saat pembubaran Massa Aksi

Tangkapan Video yang beredar saat pembubaran Massa Aksi

Gedor.id– Beredarnya video yang memperlihatkan dugaan keterlibatan Kapolres Bombana dalam pembubaran aksi unjuk rasa menuai perhatian publik.

Video tersebut memicu berbagai tanggapan, termasuk dari organisasi Federasi Rakyat Indonesia (FRI) yang menilai peristiwa itu perlu mendapat perhatian serius.

Ketua Umum Federasi Rakyat Indonesia, Sulla, menyampaikan keprihatinannya atas dugaan tindakan represif aparat kepolisian saat menghadapi massa demonstran.

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

“Institusi Polri merupakan bagian dari perjalanan reformasi Indonesia. Karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus tetap dihormati sesuai prinsip-prinsip demokrasi,” ujar Sulla dalam keterangannya.

BACA JUGA :  Dalih Ditolak Istri, Ayah di Kendari Jadikan Anak Kandung Sasaran Nafsu

Sulla menilai, berdasarkan video yang beredar, terdapat dugaan tindakan represif terhadap salah seorang orator yang sedang menyampaikan aspirasi di atas mobil komando.

Dalam rekaman tersebut juga terdengar perintah yang diduga ditujukan kepada peserta aksi.

Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka persoalan itu tidak hanya berkaitan dengan prosedur pengamanan unjuk rasa, tetapi juga menyangkut komitmen aparat dalam menghormati hak-hak demokratis masyarakat.

BACA JUGA :  Dua Tahun Bergulir, Kasus Pengrusakan Rumah di Jeneponto Belum Tuntas

“Demonstrasi merupakan bagian dari hak warga negara yang dilindungi undang-undang dan tidak boleh dipandang sebagai ancaman,” katanya.Kamis (4/6/2026)

FRI mendesak Kapolda Sulawesi Tenggara untuk melakukan evaluasi dan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut guna memastikan seluruh proses penanganan aksi berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Harus ada langkah yang transparan untuk mengungkap fakta sebenarnya. Jika ditemukan pelanggaran, maka penindakan harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Sulla.

BACA JUGA :  Alih-Alih Cerdas, Anak Indonesia Justru Keracunan Massal Akibat MBG

Ia juga menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang wajib dihormati oleh seluruh penyelenggara negara, termasuk aparat penegak hukum.

“Demokrasi harus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran terhadap hak tersebut perlu ditangani secara serius dan objektif,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kapolres Bombana maupun Polda Sulawesi Tenggara terkait video yang beredar tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA