Petaka di Balik Bom Ikan, Dua Warga Terluka dan Menghilang

Tojeng

Senin, 13 April 2026 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Gedor.id– Dua warga Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, mengalami luka-luka yang diduga akibat ledakan bahan peledak (bom ikan), Minggu sore (12/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban diduga tengah merakit bahan peledak di salah satu rumah warga.

“Kejadiannya saat mereka sedang merakit bom ikan di rumah salah satu warga, tiba-tiba meledak,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (13/4/2026).

BACA JUGA :  Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Dua korban yang mengalami luka-luka diketahui bernama Nawir Dg Janji dan Sikki Dg Tompo. Keduanya diduga mengalami luka cukup serius akibat ledakan tersebut.

Saat kejadian, beberapa warga lain berada di lokasi, yakni Dg Sua, Dg Ngari, dan Anri Dg Gassing. Ketiganya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Usai kejadian, korban dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA :  Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

Namun, saat awak media menelusuri keberadaan korban di RS Padjonga dan RS Maryam Takalar, nama keduanya tidak ditemukan dalam daftar pasien, baik di ruang rawat inap maupun instalasi gawat darurat (IGD).

Hingga berita ini diturunkan, muncul dugaan bahwa kedua korban dibawa ke wilayah Tindang, Kabupaten Gowa.

Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menghindari perhatian petugas maupun pihak media, mengingat kasus ini berkaitan dengan aktivitas ilegal pembuatan bom ikan.

BACA JUGA :  Jalan Poros Punaga Membahayakan, Kadis PU Takalar Hanya Baca Pesan!

Sementara itu, pihak Polsek Mappakasunggu dilaporkan telah menuju lokasi kejadian di Kepulauan Tanakeke untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian
Cegah Tumpang Tindih Administrasi, Gilireng dan Maniangpajo Sepakati Batas Wilayah
Husniah Talenrang Tersingkir, Darmawangsyah Muin Kini Pegang Kendali Gowa
Anggaran Porprov Sudah Cair, Persiapan Atlet Jeneponto Masih Dibayangi Persoalan Dana
Bikin Hati Meleleh! Pesan Cinta Heriansa Effendi untuk Istri: “Bersamamu, Kerja Kebaikan Terasa Lebih Ringan”
Publik Tunggu Hasil Otopsi Hj Mini Dg Jime, Kasat Reskrim Polres Takalar Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:12 WITA

Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:33 WITA

HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Cegah Tumpang Tindih Administrasi, Gilireng dan Maniangpajo Sepakati Batas Wilayah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Husniah Talenrang Tersingkir, Darmawangsyah Muin Kini Pegang Kendali Gowa

Berita Terbaru

Ilustrasi penggerebekan gudang sabu yang diduga berkedok salon kecantikan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Polisi mengamankan empat orang terduga pelaku dan menyita barang bukti sabu seberat 90 gram dalam penggerebekan di sejumlah lokasi (Visual AI).

Hukum dan Kriminal

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:05 WITA