Petaka di Balik Bom Ikan, Dua Warga Terluka dan Menghilang

Senin, 13 April 2026 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Gedor.id– Dua warga Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, mengalami luka-luka yang diduga akibat ledakan bahan peledak (bom ikan), Minggu sore (12/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban diduga tengah merakit bahan peledak di salah satu rumah warga.

“Kejadiannya saat mereka sedang merakit bom ikan di rumah salah satu warga, tiba-tiba meledak,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (13/4/2026).

BACA JUGA :  Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Dua korban yang mengalami luka-luka diketahui bernama Nawir Dg Janji dan Sikki Dg Tompo. Keduanya diduga mengalami luka cukup serius akibat ledakan tersebut.

Saat kejadian, beberapa warga lain berada di lokasi, yakni Dg Sua, Dg Ngari, dan Anri Dg Gassing. Ketiganya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Usai kejadian, korban dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA :  Bom Ikan Terang-Benderang di Video, Proses Hukum Gelap Gulita

Namun, saat awak media menelusuri keberadaan korban di RS Padjonga dan RS Maryam Takalar, nama keduanya tidak ditemukan dalam daftar pasien, baik di ruang rawat inap maupun instalasi gawat darurat (IGD).

Hingga berita ini diturunkan, muncul dugaan bahwa kedua korban dibawa ke wilayah Tindang, Kabupaten Gowa.

Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menghindari perhatian petugas maupun pihak media, mengingat kasus ini berkaitan dengan aktivitas ilegal pembuatan bom ikan.

BACA JUGA :  Surat Teguran Pemprov Terbongkar, Proyek UMKM Galut Kian Bau Masalah

Sementara itu, pihak Polsek Mappakasunggu dilaporkan telah menuju lokasi kejadian di Kepulauan Tanakeke untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Petani Takalar Apresiasi Program IRPOM dan Irigasi Perpompaan
Dipanggil ke Gudang, Pemuda Desa Tuju Diduga Dipukuli hingga Rekannya Ditodong Badik
Rumah Dahlia Dirobohkan, FPK Desak Polsek Tamalatea Tak Hanya Lihat Sengketa Tanah
Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea
Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar
Tabrakan Maut di Depan Puskesmas Padangsappa, Dua Perempuan Tewas
Kuota BBM Tak Sinkron, Penerbitan Barcode Petani Takalar Dipersoalkan
Tradisi Sejak 2008, MAPALA 45 Kembali Taklukkan Tebing Demi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:51 WITA

Petani Takalar Apresiasi Program IRPOM dan Irigasi Perpompaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:59 WITA

Dipanggil ke Gudang, Pemuda Desa Tuju Diduga Dipukuli hingga Rekannya Ditodong Badik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Rumah Dahlia Dirobohkan, FPK Desak Polsek Tamalatea Tak Hanya Lihat Sengketa Tanah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:16 WITA

Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar

Berita Terbaru