Kasat Reskrim Polres Takalar Didesak Respons Dugaan Galian C di Sawah Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambang Galian c di Desa Kalukubodo

Tambang Galian c di Desa Kalukubodo

Gedor.id- Gelombang penolakan masyarakat terhadap dugaan aktivitas galian C di kawasan yang diduga merupakan lahan sawah produktif di Desa Sawakong dan Desa Kalukubodo, Kecamatan Galesong Selatan, mendapat dukungan dari salah satu tokoh pemuda Galesong Raya. Jumat (17/7/2026)

Ia menilai aspirasi warga merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lahan pertanian, kelestarian lingkungan, serta sumber penghidupan masyarakat yang wajib dihormati dan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Menurutnya, dugaan aktivitas pertambangan di atas lahan sawah produktif tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele.

BACA JUGA :  Surat Teguran Pemprov Terbongkar, Proyek UMKM Galut Kian Bau Masalah

Jika terdapat indikasi pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan, aparat penegak hukum harus segera melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan berbasis fakta hukum.

Tokoh pemuda tersebut secara khusus mendesak Kasat Reskrim Polres Takalar agar memberi perhatian serius terhadap laporan dan aspirasi masyarakat.

Ia mengingatkan agar tidak muncul kesan bahwa keluhan warga diabaikan, sebab penegakan hukum yang objektif menjadi kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

BACA JUGA :  Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan

Ia juga menyoroti belum terlihatnya langkah tegas dari pemerintah setempat. Hingga saat ini, Kepala Desa Sawakong, Kepala Desa Kalukubodo, maupun Camat Galesong Selatan dinilai belum menunjukkan sikap yang mampu menjawab keresahan masyarakat terkait dugaan aktivitas galian C tersebut.

Karena itu, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan didorong segera mengambil langkah sesuai kewenangannya dengan berkoordinasi bersama instansi teknis dan aparat penegak hukum guna memastikan tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset

Selain itu, instansi teknis diminta segera melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status lahan, legalitas kegiatan, kesesuaian tata ruang, serta kelengkapan perizinan.

Apabila ditemukan pelanggaran, penindakan harus dilakukan secara tegas sesuai hukum tanpa pandang bulu.

Di akhir pernyataannya, tokoh pemuda Galesong Raya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bersinergi menjaga lahan pertanian produktif sebagai aset strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat di Kecamatan Galesong Selatan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Temuan BPK Jangan Berhenti di Atas Kertas, Kejari Takalar Diminta Turun Tangan
Pelanggaran Lalu Lintas Disorot, Aktivis Desak Kapolres Takalar Bertindak
P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?
Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan
Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir
Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka
Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar
Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:22 WITA

Temuan BPK Jangan Berhenti di Atas Kertas, Kejari Takalar Diminta Turun Tangan

Selasa, 1 September 2026 - 13:56 WITA

Pelanggaran Lalu Lintas Disorot, Aktivis Desak Kapolres Takalar Bertindak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26 WITA

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Berita Terbaru