Bantuan untuk Rakyat atau Lingkaran Kekuasaan? ASN dan Keluarga Pejabat Desa Diduga Ikut Menikmati

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bantuan Ketahanan pangan

Ilustrasi Bantuan Ketahanan pangan

Gedor.id– Program bantuan ketahanan pangan melalui kebun percontohan di Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, menuai sorotan tajam dari warga.

Bantuan yang semestinya menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat justru diduga mengalir kepada ASN, perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, hingga keluarga pejabat desa.

Dugaan tersebut memicu kekecewaan warga lantaran masih banyak masyarakat yang dinilai lebih layak menerima bantuan namun tidak masuk dalam daftar penerima manfaat.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, sekitar 100 penerima bantuan penguatan ketahanan pangan tingkat desa tercatat menerima berbagai jenis bantuan pertanian.

BACA JUGA :  Warga Resah! Judi Sabung Ayam di Bulukumba Beroperasi Tanpa Sentuhan Hukum

Namun, dalam daftar tersebut diduga terdapat sejumlah nama yang berasal dari unsur pemerintahan desa dan kalangan ASN.

“Dalam daftar penerima ada perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, ASN, bahkan keluarga pejabat desa. Sementara masih banyak warga yang lebih membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan,” ungkapnya, Sabtu (13/6/2026).

Bantuan yang disalurkan meliputi bibit durian Musang King, pala, kakao, benih sayuran hingga pupuk.

Nilai manfaat program tersebut dinilai cukup besar sehingga proses penentuan penerimanya seharusnya dilakukan secara terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Satresnarkoba Bulukumba Ngamuk! 11 Kasus Terbongkar Sekaligus

Munculnya dugaan keterlibatan ASN dan keluarga pejabat desa sebagai penerima bantuan memantik pertanyaan publik mengenai ketepatan sasaran program.

Warga menilai pemerintah desa wajib membuka secara transparan dasar penetapan penerima manfaat agar tidak menimbulkan dugaan adanya praktik bagi-bagi bantuan di lingkaran aparat desa.

“Kalau benar ada ASN, perangkat desa, dan keluarga pejabat yang menerima, publik berhak mengetahui apa dasar mereka ditetapkan sebagai penerima. Jangan sampai program untuk masyarakat justru lebih banyak dinikmati orang-orang yang dekat dengan kekuasaan desa,” ujar warga lainnya.

BACA JUGA :  Tak Terima Dinasehati, Anak di Bulukumba Aniaya Ibu Kandung hingga Nyaris Meregang Nyawa

Atas polemik tersebut, warga mendesak Inspektorat Kabupaten Bulukumba turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dan penyaluran anggaran program ketahanan pangan di Desa Bulo-Bulo.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran apabila ditemukan indikasi pelanggaran, penyalahgunaan kewenangan, atau ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Bulo-Bulo belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Desa Bulo-Bulo, Mappilawa, hanya memberikan jawaban singkat.

“Iya, nanti hari Senin,” tulisnya.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Kapolres Bantaeng Bungkam, Warga Ngaku Dihajar hingga Babak Belur
Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai
Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone
Dugaan Cekik Orator di Atas Mobil Komando, Kapolres Bombana Tuai Sorotan Tajam
Heboh Dugaan Material Ilegal di TPA Antang, Rantai Pasok Proyek Diminta Diinvestigasi
Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga
Publik Curiga, Isu Demo Anarkis Diduga Dipakai Redam Sorotan Dugaan Narkoba di Lapas Bollangi
Dugaan Praktik Ilegal di Balik Penimbunan Tanah, HIPERMATA Desak Pemeriksaan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 00:37 WITA

Kapolres Bantaeng Bungkam, Warga Ngaku Dihajar hingga Babak Belur

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:21 WITA

Bantuan untuk Rakyat atau Lingkaran Kekuasaan? ASN dan Keluarga Pejabat Desa Diduga Ikut Menikmati

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:41 WITA

Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:55 WITA

Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:54 WITA

Dugaan Cekik Orator di Atas Mobil Komando, Kapolres Bombana Tuai Sorotan Tajam

Berita Terbaru