Aktivis Warning, Dugaan Pungli Jangan Dijadikan Senjata Politik Jelang Pilrek UNM

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo Front Masyarakat Kota (FMK)

logo Front Masyarakat Kota (FMK)

Gedor.id– Aktivis Front Masyarakat Kota, Riski, menyoroti kembali mencuatnya isu dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Menurutnya, kemunculan isu tersebut berulang kali terjadi menjelang momentum politik di lingkungan kampus sehingga memunculkan tanda tanya di kalangan sivitas akademika.

Riski menegaskan, pihaknya mendukung setiap proses hukum yang berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.

Namun, ia menilai kemunculan isu yang sama pada setiap tahapan pemilihan di UNM layak dicermati secara kritis.

BACA JUGA :  Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan

“Isu pungli ini sudah muncul sekitar dua tahun terakhir. Saat pemilihan rektor dua tahun lalu muncul, kemudian saat pemilihan Dekan FIKK kembali mencuat, dan sekarang menjelang pemilihan rektor kembali menjadi perhatian. Apakah ini sebuah pola yang sengaja dimainkan untuk menguntungkan calon tertentu? Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, kampus bisa berada dalam situasi yang tidak sehat,” ujar Riski. Rabu (29/7/2026)

Menurutnya, pola kemunculan isu pada momen-momen politik kampus berpotensi membentuk opini publik sebelum adanya kepastian hukum.

Karena itu, ia mengingatkan agar semua pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun memanfaatkan isu yang masih berproses untuk kepentingan tertentu.

BACA JUGA :  Tiga Oknum Polisi Takalar Diadukan, Kasus Lama Diduga Diulang Diam-diam

Riski menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya pembuktian dugaan pelanggaran kepada aparat penegak hukum.

Ia berharap proses tersebut dilakukan secara objektif, terbuka, dan bebas dari intervensi, sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan politisasi.

“Kita harus menghormati proses hukum. Jangan sampai isu yang belum memiliki kepastian hukum justru dijadikan alat untuk memengaruhi dinamika demokrasi kampus atau menjatuhkan pihak tertentu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Harga Diri Dipermalukan, Anna Tempuh Jalur Hukum Usai Dicap Penipu

Ia juga mengingatkan bahwa UNM sebagai institusi pendidikan tinggi harus tetap menjadi ruang akademik yang menjunjung integritas, keadilan, dan etika.

Perbedaan pandangan dalam kontestasi kampus, menurutnya, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme demokratis dan argumentasi yang sehat, bukan melalui pembentukan opini publik berdasarkan isu yang masih dalam proses hukum.

Karena itu, Front Masyarakat Kota mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak menjadikan perkara yang belum berkekuatan hukum tetap sebagai instrumen dalam kontestasi politik di lingkungan UNM.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Ratusan Liter Sekali Isi, Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di Parepare Dipertanyakan
MBG Belum Masuk Tanakeke, Orang Tua Tagih Keadilan untuk Anak Kepulauan
Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga
Kasus Alphard Rp31 Juta per Bulan Memanas, Terlapor Disebut Sulit Dihubungi
Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi, Polres Takalar Belum Mampu Bertindak
Takalar Didesak Audit Seluruh Bangunan SPPG, Dugaan Pelanggaran Mengemuka
Lambat Diusut, Dugaan Penggelapan Kendaraan Seret Oknum DPRD Bantaeng hingga Polisi
Tambang Galian C Diduga Langgar Aturan, Pemilik Berinisial KN Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WITA

Aktivis Warning, Dugaan Pungli Jangan Dijadikan Senjata Politik Jelang Pilrek UNM

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:28 WITA

Ratusan Liter Sekali Isi, Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di Parepare Dipertanyakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:38 WITA

Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:23 WITA

Kasus Alphard Rp31 Juta per Bulan Memanas, Terlapor Disebut Sulit Dihubungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WITA

Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi, Polres Takalar Belum Mampu Bertindak

Berita Terbaru