Aktivis Warning, Dugaan Pungli Jangan Dijadikan Senjata Politik Jelang Pilrek UNM

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo Front Masyarakat Kota (FMK)

logo Front Masyarakat Kota (FMK)

Gedor.id– Aktivis Front Masyarakat Kota, Riski, menyoroti kembali mencuatnya isu dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Menurutnya, kemunculan isu tersebut berulang kali terjadi menjelang momentum politik di lingkungan kampus sehingga memunculkan tanda tanya di kalangan sivitas akademika.

Riski menegaskan, pihaknya mendukung setiap proses hukum yang berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.

Namun, ia menilai kemunculan isu yang sama pada setiap tahapan pemilihan di UNM layak dicermati secara kritis.

BACA JUGA :  Hukum Seolah Mati! Tambang 'Ilegal' Milik Kades Jalan Terus, Kasatreskrim Tak Berkutik

“Isu pungli ini sudah muncul sekitar dua tahun terakhir. Saat pemilihan rektor dua tahun lalu muncul, kemudian saat pemilihan Dekan FIKK kembali mencuat, dan sekarang menjelang pemilihan rektor kembali menjadi perhatian. Apakah ini sebuah pola yang sengaja dimainkan untuk menguntungkan calon tertentu? Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, kampus bisa berada dalam situasi yang tidak sehat,” ujar Riski. Rabu (29/7/2026)

Menurutnya, pola kemunculan isu pada momen-momen politik kampus berpotensi membentuk opini publik sebelum adanya kepastian hukum.

Karena itu, ia mengingatkan agar semua pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun memanfaatkan isu yang masih berproses untuk kepentingan tertentu.

BACA JUGA :  Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Riski menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya pembuktian dugaan pelanggaran kepada aparat penegak hukum.

Ia berharap proses tersebut dilakukan secara objektif, terbuka, dan bebas dari intervensi, sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan politisasi.

“Kita harus menghormati proses hukum. Jangan sampai isu yang belum memiliki kepastian hukum justru dijadikan alat untuk memengaruhi dinamika demokrasi kampus atau menjatuhkan pihak tertentu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang

Ia juga mengingatkan bahwa UNM sebagai institusi pendidikan tinggi harus tetap menjadi ruang akademik yang menjunjung integritas, keadilan, dan etika.

Perbedaan pandangan dalam kontestasi kampus, menurutnya, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme demokratis dan argumentasi yang sehat, bukan melalui pembentukan opini publik berdasarkan isu yang masih dalam proses hukum.

Karena itu, Front Masyarakat Kota mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak menjadikan perkara yang belum berkekuatan hukum tetap sebagai instrumen dalam kontestasi politik di lingkungan UNM.

Editor : Darwis

Berita Terkait

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Sabtu, 19 September 2026 - 18:07 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WITA

Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WITA

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar

Selasa, 15 September 2026 - 14:23 WITA

BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator

Berita Terbaru