Bangunan Diduga Ilegal Jadi Sorotan, Penegakan Aturan di Kota Medan “Payah”

Tojeng

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pembangunan yang diduga tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Bromo, Lorong Mulia, Kelurahan Tegal Sari II

Aktivitas pembangunan yang diduga tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Bromo, Lorong Mulia, Kelurahan Tegal Sari II

Gedor.id– Aktivitas pembangunan yang diduga tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Bromo, Lorong Mulia, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, kembali menjadi sorotan.

Ketua For Akbar Sumut, Awaluddin Harahap, bersama Komandan Permesta 57 Cabang Kota Medan, Nezza Safitri Nasution, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan segera mengambil tindakan tegas terhadap bangunan yang diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) tersebut.

“Kami meminta Satpol PP Kota Medan segera menyegel bangunan itu untuk menyelamatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari potensi kebocoran serta memastikan setiap pemilik bangunan mematuhi regulasi yang berlaku,” tegas Awaluddin, Selasa (16/6/2026).

BACA JUGA :  Tipikor Polres Gowa Geledah Disperkimtan hingga Angkut Boks Misterius

Menurutnya, keberadaan bangunan tanpa PBG menunjukkan adanya sikap tidak patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Bahkan, kata dia, pemilik bangunan diduga mengabaikan surat peringatan yang sebelumnya telah dilayangkan pihak kelurahan.

Awaluddin menegaskan, aturan tata bangunan yang berlaku mewajibkan setiap pembangunan memiliki PBG sebelum kegiatan konstruksi dilaksanakan.

Jika ketentuan tersebut dilanggar, Satpol PP memiliki kewenangan untuk menghentikan sementara aktivitas pembangunan hingga melakukan pembongkaran paksa sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Nezza Safitri Nasution menilai sikap pemilik bangunan yang mengabaikan surat imbauan dari lurah menunjukkan rendahnya kepatuhan terhadap aturan.

BACA JUGA :  AMSS Geram, Kasus 387 Diduga Hanya Menjerat Pelaksana Lapangan, Pengendali Belum Terbongkar

“Surat imbauan dari lurah saja tidak dihargai. Tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Jangan sampai muncul dugaan adanya pihak-pihak yang membekingi sehingga pemilik bangunan bertindak seolah bebas dari aturan,” ujarnya.

Nezza kembali mendesak Satpol PP Kota Medan agar segera menyegel bangunan yang berdiri di Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area tersebut.

Menurutnya, tindakan tegas perlu dilakukan agar penegakan Perda berjalan konsisten dan tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu.

BACA JUGA :  Takalar Didesak Audit Seluruh Bangunan SPPG, Dugaan Pelanggaran Mengemuka

Selain itu, ia juga meminta Komisi IV DPRD Kota Medan segera turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengusut dugaan pelanggaran tersebut.

“Kami meminta Komisi IV DPRD Kota Medan segera melakukan sidak dan memanggil pihak-pihak terkait dalam RDP agar persoalan ini menjadi terang,” katanya.

Nezza menegaskan, pihaknya bersama unsur aktivis, lembaga investigasi, dan media yang tergabung dalam Kolaborasi Lembaga Investigasi Aktivis dan Media (KOLEGA) akan terus mengawal dan memantau perkembangan kasus tersebut hingga ada tindakan nyata dari instansi berwenang.

(Tim)

Berita Terkait

Ironis! Usia Sudah Seabad, Nenek di Takalar Justru Bertahan di Rumah Tak Layak Huni
Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:27 WITA

Ironis! Usia Sudah Seabad, Nenek di Takalar Justru Bertahan di Rumah Tak Layak Huni

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru