Pulau Bauluang Dibom Lagi, Aparat Diduga Gagal Beri Efek Jera

Tojeng

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bom ikan yang meledak di perairan tanakeke

Bom ikan yang meledak di perairan tanakeke

Gedor.id– Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak kembali dilaporkan terjadi di perairan Pulau Bauluang, Desa Minasa Baji, Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar.

Aktivitas ilegal ini diduga kembali marak setelah penanganan kasus serupa sebelumnya tidak menunjukkan kejelasan hukum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi bom ikan terjadi pada Minggu (22/2/2026).

Seorang sumber mengaku menyaksikan langsung aktivitas tersebut dan mengirimkan foto terduga pelaku kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.

“Beraksi lagi pak, membom di perairan Pulau Bauluang,” ujar sumber tersebut.

BACA JUGA :  Bom Ikan Tanakeke, Saksi Menghilang, Hukum Seolah Tumpul

Terduga pelaku disebut-sebut merupakan warga Tanakeke yang sebelumnya pernah diperiksa aparat kepolisian dalam kasus serupa.

Namun, hingga kini belum ada informasi terbuka mengenai perkembangan maupun status hukum perkara tersebut.

Kondisi ini memunculkan dugaan minimnya efek jera terhadap pelaku

Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan berdampak serius terhadap kelestarian lingkungan laut.

Ledakan tidak hanya membunuh ikan dalam jumlah besar, tetapi juga menghancurkan terumbu karang yang menjadi habitat penting berbagai biota laut.

Kerusakan terumbu karang mengancam keseimbangan rantai makanan dan menurunkan daya dukung perairan dalam jangka panjang.

BACA JUGA :  Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga

Jika praktik ini terus dibiarkan, degradasi ekosistem laut di kawasan Tanakeke dikhawatirkan akan semakin parah.

Dampaknya juga dirasakan langsung oleh nelayan yang menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.

Mereka mengeluhkan hasil tangkapan yang terus menurun akibat populasi ikan menyusut dan area tangkap yang rusak.

“Kami sudah berkali-kali melaporkan kasus bom ikan, tapi tidak ada tindakan tegas. Kami yang bekerja dengan jaring hasilnya makin sedikit, sementara mereka yang pakai bom bisa dapat banyak dalam waktu singkat,” ujar seorang warga setempat. Rabu (25/2/2026)

BACA JUGA :  Mobil Mewah Disita, Tersangka Tetap Bebas, Penanganan Kasus HL Dipertanyakan

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Takalar yang sebelumnya dikonfirmasi terkait video bom ikan yang sempat viral, belum memberikan tanggapan resmi mengenai kelanjutan penanganan kasus maupun perkembangan terhadap terduga pelaku yang pernah diperiksa.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan agar praktik destruktif tersebut tidak terus berulang dan merusak masa depan sumber daya laut di wilayah Tanakeke.

Bersambung..

(Tim)

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA