Pejabat Kini Jadi Sekda Ikut Disorot, Temuan BPK soal Disdik Kolaka Utara Memanas

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Federasi Rakyat Indonesia (FRI) Sulla

Federasi Rakyat Indonesia (FRI) Sulla

Gedor.id– Federasi Rakyat Indonesia (FRI) menyoroti serius dugaan kelebihan pembayaran pada enam paket kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Kolaka Utara Tahun Anggaran 2023.

Sorotan ini merujuk pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023.

Dalam laporan tersebut, tercatat adanya kelebihan pembayaran pada belanja modal gedung dan bangunan dengan nilai mencapai Rp72.640.210,76.

Ketua Umum FRI, Sulla, menyebut temuan BPK itu sebagai indikasi penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

“Kami menemukan adanya kelebihan pembayaran pada enam paket kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara Tahun Anggaran 2023 sebagaimana tercantum dalam hasil pemeriksaan BPK,” ujar Sulla. Selasa (7/4/2026)

BACA JUGA :  Ratusan Juta Digelontorkan, Spesifikasi Diduga Menyimpang di SMPN 19 Sinjai

Ia menambahkan, berdasarkan Rekomendasi BPK Semester I Tahun 2024, tindak lanjut atas temuan tersebut hingga kini belum sepenuhnya sesuai.

Bahkan, proses pengembalian atau penyetoran atas kelebihan pembayaran itu masih dalam tahap tindak lanjut dan belum direalisasikan secara penuh.

FRI menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, menurut mereka, merupakan hal mutlak untuk menjaga kepercayaan publik.

BACA JUGA :  Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan

“Dengan adanya temuan ini, kami menduga terdapat potensi penyimpangan yang perlu didalami lebih lanjut. Namun, kami tetap menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk melakukan klarifikasi dan penyelidikan secara profesional,” tegas Sulla.

FRI juga mendesak aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah strategis guna memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam pelaksanaan enam paket kegiatan tersebut.

Di sisi lain, perhatian publik turut mengarah pada pejabat yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada periode tersebut, yang kini menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara.

BACA JUGA :  Proyek Irigasi Miliaran di Takalar Diduga Fiktif dan Nepotis, Mahasiswa Tantang Jaksa Bertindak!

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, yang bersangkutan memberikan tanggapan singkat, “Kasih APH, biar mereka yang pahami,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sulla menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap daerah.

“Yang mencintai Kolaka Utara bukan hanya mereka yang berseragam dan berpangkat. Ada anak-anak muda yang mencintai daerah ini dengan cara berbeda, salah satunya melalui kritik yang lantang. Itu adalah bentuk cinta yang paling jujur untuk mendorong Kolaka Utara menjadi lebih baik dan sejahtera,” tutupnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Handbody Diduga Ilegal Dijual Rp150 Ribu, Klaimnya Disejajarkan dengan Suntik Chromosome
Kasat Reskrim Polres Takalar Didesak Respons Dugaan Galian C di Sawah Produktif
Hukum Jangan Tajam ke Bawah! Dugaan Rest Area Azazil Bakery Tanpa PBG Disorot
Lima Laporan Polisi Mengepung SW, Kasus Arisan Online Makin Memanas
Tambang Galian C Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata
Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak
Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman
Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:43 WITA

Handbody Diduga Ilegal Dijual Rp150 Ribu, Klaimnya Disejajarkan dengan Suntik Chromosome

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:18 WITA

Kasat Reskrim Polres Takalar Didesak Respons Dugaan Galian C di Sawah Produktif

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:39 WITA

Hukum Jangan Tajam ke Bawah! Dugaan Rest Area Azazil Bakery Tanpa PBG Disorot

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:30 WITA

Lima Laporan Polisi Mengepung SW, Kasus Arisan Online Makin Memanas

Selasa, 14 Juli 2026 - 01:57 WITA

Tambang Galian C Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru