Ratusan Juta Digelontorkan, Spesifikasi Diduga Menyimpang di SMPN 19 Sinjai

Tojeng

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi proyek Renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC di SMPN 19 Sinjai

Ilustrasi proyek Renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC di SMPN 19 Sinjai

Gedor.id- Aroma dugaan gratifikasi dan penyimpangan anggaran menyeruak dalam proyek Renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC di SMPN 19 Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Proyek pendidikan yang seharusnya menopang kualitas sarana belajar itu justru diduga sarat kejanggalan.

Dugaan tersebut mencuat setelah Aliansi Zona Merah Sulawesi Selatan menemukan indikasi kuat praktik gratifikasi serta ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Temuan itu diperoleh melalui pemantauan langsung di lapangan terhadap pekerjaan renovasi Gedung A, Gedung B, hingga penataan lingkungan sekolah.

BACA JUGA :  PT Makassar Dianggap Wakil Suara Tuhan, Budiman S "Tapi Wakil Iblis”

Sekretaris Jenderal Aliansi Zona Merah Sulsel, Rizal, menyebut temuan itu sebagai alarm serius yang tak boleh diabaikan aparat penegak hukum.

“Ini bukan persoalan sepele. Indikasi dugaan gratifikasi dan penyimpangan spesifikasi bangunan dari RAB sangat kuat. Proyek ini berpotensi merugikan negara dan mencederai dunia pendidikan,” tegas Rizal kepada awak media, Rabu (31/12/2025).

Proyek renovasi SMPN 19 Sinjai diketahui dibiayai anggaran Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Sulawesi Selatan, dengan nilai lebih dari Rp300 juta. Pelaksana kegiatan tercatat CV Astika Karya.

BACA JUGA :  Bangunan Sekolah Ditambal Sulam Diduga Rekayasa Proyek SDI Sugitangnga Mencuat

Namun, besarnya anggaran tersebut justru berbanding terbalik dengan kualitas pekerjaan di lapangan.

Aliansi Zona Merah Sulsel menilai sejumlah hasil pekerjaan tidak sejalan dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam RAB, memunculkan dugaan adanya praktik akal-akalan anggaran.

“Ratusan juta rupiah digelontorkan, tapi kualitas bangunan dipertanyakan. Ini bukan sekadar kelalaian teknis, tapi mengarah pada dugaan penyimpangan yang harus diusut tuntas,” ujar Rizal.

Aliansi Zona Merah Sulsel pun melontarkan ultimatum keras kepada aparat penegak hukum di daerah. Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Polda Sulsel diminta segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh tanpa kompromi.

“Jika Kejati Sulsel dan Polda Sulsel memilih diam, kami akan membawa perkara ini langsung ke Kejaksaan Agung dan KPK. Tidak boleh ada ruang bagi pembiaran dugaan korupsi di sektor pendidikan,” ancam Rizal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satuan Kerja terkait maupun CV Astika Karya belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi.

BACA JUGA :  Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Bersambung

Editor: Darwis

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA