Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman

Tojeng

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan drainase di Lingkungan Bontonompo, Kelurahan Canrego

Proyek pembangunan drainase di Lingkungan Bontonompo, Kelurahan Canrego

Gedor.id– Pembangunan drainase di Lingkungan Bontonompo, Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, menjadi sorotan.

Pasalnya, proyek tersebut dikerjakan tanpa terlihat adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Ketiadaan papan informasi memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai transparansi pelaksanaan proyek.

Warga tidak dapat mengetahui sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, maupun jangka waktu pelaksanaan sebagaimana lazim dicantumkan dalam papan informasi proyek.

BACA JUGA :  SL Masih Saksi, Saenal Dijerat, Penanganan Kasus di Takalar Jadi Sorotan

Sejumlah warga menilai kondisi tersebut membuat proyek terkesan seperti “proyek siluman” karena identitas pekerjaan tidak dapat diketahui secara terbuka oleh masyarakat.

“Kalau memang proyek pemerintah, seharusnya dipasang papan informasi agar masyarakat tahu anggarannya dari mana, siapa pelaksananya, dan berapa nilai pekerjaannya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Minggu (12/7/2026)

BACA JUGA :  BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak

Ketiadaan papan informasi juga dinilai menghambat fungsi pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran negara.

Padahal, prinsip transparansi merupakan bagian penting dalam pelaksanaan setiap proyek yang dibiayai oleh keuangan negara maupun daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui alasan papan informasi tidak terpasang di lokasi proyek.

Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, serta instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Takalar untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai proyek tersebut.

BACA JUGA :  Tanah Leluhur Diduga Dijual Diam-Diam, Ahli Waris Mina Bin Borahima Gugat KUD Harapan

Bersambung..

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:34 WITA

Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?

Berita Terbaru

Ilustrasi penggerebekan gudang sabu yang diduga berkedok salon kecantikan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Polisi mengamankan empat orang terduga pelaku dan menyita barang bukti sabu seberat 90 gram dalam penggerebekan di sejumlah lokasi (Visual AI).

Hukum dan Kriminal

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:05 WITA