SPBU Soppeng Diduga Jadi Pabrik Penimbun Solar, Rakyat Dikorbankan!

Tojeng

Senin, 8 Desember 2025 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jerigen saat di angkat ke mobil di Spbu

Jerigen saat di angkat ke mobil di Spbu

Gedor.id- Aktivitas mencurigakan di SPBU 7490882, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, kembali menyita perhatian publik.

Sebuah rekaman video memperlihatkan seorang karyawan SPBU dengan leluasa mengisi puluhan jeriken berisi Solar bersubsidi lalu mengangkutnya ke sebuah mobil Kijang warna Hitam dengan nomor Polisi DN 1301 NN

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (07/12/2025) itu langsung memicu tanda tanya besar.

Siapa pelakunya, apa motifnya, dan bagaimana praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi bisa berlangsung begitu terbuka?

Temuan ini terungkap setelah seorang warga merekam langsung proses pengisian jeriken di area SPBU. Dalam video, terlihat jelas karyawan SPBU melayani pembeli yang membawa banyak jeriken—praktik yang jelas dilarang dalam aturan penyaluran BBM subsidi.

BACA JUGA :  Video Warga Sibolga Dianggap Menjarah, Ternyata Ini Penjelasannya

Warga yang merekam menyebutkan bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi.

Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa praktik tersebut bukan insiden spontan, melainkan aktivitas yang sudah berjalan terstruktur dan terorganisir.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa mobil Kijang yang digunakan diduga berfungsi sebagai kendaraan penampung, membawa solar bersubsidi dalam jumlah besar untuk kebutuhan penampungan ilegal atau penjualan kembali dengan harga lebih tinggi.

BACA JUGA :  BBM Rakyat Diduga Dirampok, Mafia Solar Bebas Berkeliaran

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun aparat terkait mengenai siapa yang bertanggung jawab.

Publik menilai diamnya pihak terkait justru memperkuat dugaan adanya pembiaran.

Warga mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang merugikan masyarakat kecil ini.

Mereka menilai pengawasan harus diperketat, termasuk pemeriksaan terhadap manajemen SPBU dan karyawan yang terlibat.

Penertiban dianggap mendesak agar penyaluran BBM bersubsidi kembali tepat sasaran dan tidak menjadi ladang bisnis gelap bagi oknum-oknum tertentu.

BACA JUGA :  Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina maupun manajemen SPBU 7490882 Soppeng belum memberikan penjelasan resmi.

Publik kini menanti langkah tegas: kapan tindakan akan diambil, siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban, dan apa jaminan pemerintah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kasus ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membersihkan praktik-praktik nakal yang selama ini merugikan masyarakat luas.

Bersambung..

(Tim)

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA