Proyek Jalan Tani Diduga Jadi Ladang Korupsi, LMPR Ultimatum APH Bergerak!

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Takalar

Dinas Pertanian Takalar

Gedor.id– Lembaga Mahasiswa Pemerhati Rakyat (LMPR) menyatakan sikap tegas terkait dugaan penyimpangan dalam Proyek Pokok Pikiran (Pokir) pembangunan Jalan Usaha Tani Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Takalar.

Proyek yang mestinya menjadi sarana penunjang produktivitas petani itu justru diduga sarat kejanggalan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

LMPR mengungkapkan, berdasarkan pemantauan lapangan dan laporan masyarakat, terdapat sejumlah indikasi serius, mulai dari lemahnya pengawasan, pelaksanaan yang tidak profesional, hingga dugaan penggunaan CV rental dalam pengerjaan proyek.

Temuan ini, menurut LMPR, menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas.

BACA JUGA :  APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar

Atas dasar itu, LMPR mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengambil langkah konkret dengan:

  1. Memeriksa pengusul Pokir pembangunan Jalan Usaha Tani TA 2025 guna memastikan tidak adanya konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan.
  2. Memeriksa Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Takalar sebagai instansi teknis yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, tanpa tebang pilih.
  3. Memeriksa konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana untuk menilai profesionalitas serta tanggung jawab mereka dalam pengerjaan proyek.
  4. Mengusut dugaan penggunaan CV rental, yang dinilai berpotensi melanggar ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
  5. Melakukan audit menyeluruh, baik terhadap anggaran maupun mutu fisik pekerjaan, demi memastikan kesesuaian antara perencanaan, realisasi, dan kualitas hasil.
  6. Membuka seluruh dokumen pengadaan secara transparan kepada publik, mulai perencanaan, proses tender, hingga pelaksanaan dan serah terima pekerjaan.
BACA JUGA :  Anggaran Miliaran Disembunyikan, Diskominfo Gowa Diduga Lindungi Media Titipan

LMPR menegaskan bahwa proyek yang bersumber dari uang rakyat tidak boleh dikelola secara serampangan, apalagi jika mengarah pada kepentingan segelintir pihak.

Jalan usaha tani, menurut mereka, bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi berkaitan erat dengan nasib petani dan ketahanan pangan daerah.

“Kami tidak ingin hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika benar terjadi penyimpangan, maka seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab tanpa pandang bulu,” tegas LMPR dalam pernyataannya. Jumat (5/12/2025)

BACA JUGA :  Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

LMPR memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka juga tidak menutup kemungkinan menggelar konsolidasi massa dan aksi terbuka apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti oleh aparat berwenang.

Bersambung…
Editor : Darwis

Berita Terkait

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media
Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD
BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar
BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah
Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar
Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas
Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:12 WITA

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WITA

Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:39 WITA

BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WITA

BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah

Berita Terbaru

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA