Proyek Bola Soba Rp10,7 Miliar Mangkrak Bertahun-tahun, LSM Desak KPK Ambil Alih Kasus

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo LSM Lamellong

Logo LSM Lamellong

Gedor.id– Proyek pembangunan Bola Soba di Kabupaten Bone kembali disorot tajam. Proyek senilai Rp10,7 miliar yang dibiayai uang negara itu hingga kini terbengkalai tanpa kejelasan, meski masa kontrak telah berakhir sejak Juni 2023.

Bangunan Bola Soba yang berlokasi di Kelurahan Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, dikerjakan oleh CV Megah Jaya.

BACA JUGA :  Kontraktor Stadion Bungkam, Mahasiswa Panaskan Aksi Jilid III di Depan Kejati

Namun, hingga Desember 2025, proyek tersebut tak menunjukkan perkembangan apa pun dan justru menjadi simbol kegagalan pengelolaan anggaran publik.

Lebih ironis, dugaan korupsi atas proyek mangkrak ini disebut telah lama ditangani Mapolres Bone. Namun, bertahun-tahun berlalu, kasus tersebut tak kunjung menampakkan titik terang.

Mandeknya proses hukum ini memicu kecurigaan publik dan mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum daerah.

BACA JUGA :  Miliaran Digelontorkan, K3 Dibuang, Proyek Jalan Mallawa Maros Bau Pelanggaran

Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, secara terbuka menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk turun tangan.

Ia menilai pembiaran kasus ini hanya akan mempertebal ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Kalau aparat daerah tidak mampu menuntaskan, KPK harus mengambil alih. Periksa semua pihak tanpa pandang bulu. Jangan biarkan uang negara menguap tanpa pertanggungjawaban,” tegas Rusdi. Rabu (24/12/2025)

BACA JUGA :  Koalisi Pemuda Sulsel Bongkar Dugaan CV Pinjaman di Proyek Pendidikan Takalar

Rusdi menegaskan, proyek mangkrak bernilai miliaran rupiah tanpa kejelasan hukum merupakan preseden buruk dan bentuk pembiaran yang tak bisa lagi ditoleransi.

Ia mendesak KPK segera turun ke Bone agar kasus ini tidak terus terkubur oleh waktu.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA