Koalisi Pemuda Sulsel Bongkar Dugaan CV Pinjaman di Proyek Pendidikan Takalar

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pembangunan pagar dan paving blok SDN 70 Boddia,

pembangunan pagar dan paving blok SDN 70 Boddia,

Gedor.id- Pembangunan pagar dan paving blok SDN 70 Boddia, yang dibiayai lebih dari Rp 200 juta melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar TA 2025, adalah tamparan keras bagi akal sehat publik. Selasa (23/12/2025)

Fakta lapangan menunjukkan pekerjaan murahan, asal jadi, dan jauh dari standar teknis.

Mutu bangunan tidak mencerminkan nilai anggaran. Ini bukan sekadar kelalaian, melainkan indikasi kuat pemborosan dan dugaan permainan proyek.

BACA JUGA :  Laksus Desak Kejati Sulsel Bongkar Dugaan Korupsi di DPRD Tana Toraja

Lebih parah lagi, proyek ini diduga kuat menggunakan CV pinjaman—modus lama, busuk, dan disengaja untuk mengaburkan pelaksana riil serta melumpuhkan pengawasan. Jika dugaan ini benar, maka proyek pendidikan ini bukan hanya gagal mutu, tetapi cacat secara hukum dan moral.

Kami tegaskan, PPK tidak boleh cuci tangan. Berlindung di balik kontrak dan administrasi adalah bentuk pengecutan tanggung jawab.

Ketika anggaran besar berbanding terbalik dengan kualitas, maka PPK dan dinas terkait adalah pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban penuh.

BACA JUGA :  Proyek Irigasi Miliaran di Takalar Diduga Fiktif dan Nepotis, Mahasiswa Tantang Jaksa Bertindak!

KAMI BERTANYA DENGAN KERAS:

  • Siapa pelaksana riil proyek ini?
  • Mengapa CV diduga hanya dijadikan kedok?
  • Di mana pengawasan PPK dan dinas saat pekerjaan berlangsung?

    SIKAP KAMI JELAS:
  • Kami akan turun ke jalan
  • Kami akan menuntut PPK bicara di hadapan publik
  • Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas

TUNTUTAN KAMI:

  1. Buka semua dokumen pengadaan proyek SDN 70 Boddia
  2. Jelaskan dugaan penggunaan CV pinjaman tanpa manipulasi
  3. Lakukan audit teknis dan administrasi independen
  4. Berikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat
BACA JUGA :  Dugaan KTP Ganda dan KUR Fiktif di Majene, Penegak Hukum Didesak Telusuri Hulu-Hilir

Ingat!
Uang pendidikan adalah uang rakyat, bukan uang proyek. Bukan untuk bancakan, bukan untuk kepentingan segelintir orang.

Pagar sekolah boleh berdiri, tetapi keadilan tidak boleh runtuh.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan
Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang
Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat
Ada Dugaan Penyimpangan PLTS Takalar, Kejati Sulsel Didesak Bongkar Pelaksanaan di Lapangan
Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan
Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?
Dugaan KTP Ganda dan KUR Fiktif di Majene, Penegak Hukum Didesak Telusuri Hulu-Hilir
Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:09 WITA

Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WITA

Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:09 WITA

Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?

Berita Terbaru