Dugaan Mafia Solar Subsidi Menggurita, Manajer SPBU Takalar Disorot

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan jerigen di SPBU nomor 74.922.47

Penampakan jerigen di SPBU nomor 74.922.47

Gedor.id– Dugaan pelanggaran tata kelola distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, sorotan publik tertuju pada SPBU nomor 74.922.47 yang berlokasi di Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/12/2025).

Seorang oknum manajer SPBU berinisial W diduga terlibat aktif dalam praktik penyelundupan solar bersubsidi bersama sejumlah operator dan pengumpul. Dugaan tersebut menguat setelah awak media menemukan adanya aktivitas mencurigakan di area SPBU.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, para pelaku diduga menggunakan modus baru, yakni menyimpan jeriken secara bertahap di sela-sela nozel sambil berpura-pura mengantre.

BACA JUGA :  SPBU Soppeng Diduga Jadi Pabrik Penimbun Solar, Rakyat Dikorbankan!

Sejumlah jeriken tampak berhamburan di sekitar lokasi SPBU, sehingga memicu dugaan adanya praktik pengumpulan solar subsidi secara ilegal.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Manajer SPBU berinisial W melalui sambungan telepon. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Menanggapi temuan tersebut, awak media meminta aparat penegak hukum tidak menutup mata terhadap dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi ini.

Perhatian khusus diarahkan kepada Kapolres Takalar dan Polda Sulawesi Selatan untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Ramai Kritik Pelayanan BBM Subsidi, Gunawan: “Kami Tetap Layani Semua”

Sementara itu, LSM pemerhati energi dan kebijakan publik di Sulawesi Selatan turut angkat bicara. Menurut perwakilan LSM, praktik tersebut—apabila terbukti—merupakan bentuk kejahatan distribusi yang sangat merugikan masyarakat kecil.

“Solar subsidi seharusnya diperuntukkan bagi nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil. Jika ada oknum SPBU yang bermain, itu sama saja merampas hak rakyat. Kami mendesak aparat bertindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Sainuddin Mahmud, SH, salah satu aktivis LSM.

BACA JUGA :  Solar Subsidi Jadi Ladang Bisnis Ilegal, Dua Pelaku Dicokok Polisi

LSM tersebut juga mendesak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama instansi terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh SPBU yang beroperasi di wilayah Takalar.

“Pemilik SPBU juga harus bertanggung jawab dan tidak membiarkan praktik kotor yang merusak sistem distribusi BBM subsidi negara,” tambahnya. Jumat (26/12/2025)

Kasus dugaan penyelundupan solar bersubsidi ini diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pihak guna menjaga keadilan distribusi energi serta mencegah potensi kerugian negara yang berkelanjutan.

Bersambung..

(Tim)

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:54 WITA

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA