Poros Maros–Makassar Lumpuh, Pengendara Mengeluh

Tojeng

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 00:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan di Jalan Poros Maros-Makassar

Kemacetan di Jalan Poros Maros-Makassar

Gedor.id- Arus lalu lintas di jalan poros Maros–Makassar, Sulawesi Selatan, kembali kacau pada Jumat (8/8) sore. Kemacetan mengular hingga beberapa kilometer, membuat pengendara frustrasi.

Bukan sekadar akibat meningkatnya volume kendaraan, kemacetan kali ini dipicu oleh ulah parkir liar yang memakan badan jalan serta kehadiran ‘pak ogah’—orang yang mengatur lalu lintas tanpa kewenangan resmi—di sejumlah titik rawan.

BACA JUGA :  Uang Rakyat Dipalak, Parkir Liar Diduga Dilindungi Kekuasaan

Pantauan di lapangan, deretan mobil dan truk diparkir sembarangan di bahu jalan. Kondisi ini membuat ruas yang seharusnya dua lajur menyempit, memaksa arus kendaraan melambat.

Kesempatan ini dimanfaatkan sejumlah ‘pak ogah’ yang menawarkan jasa mengatur kendaraan dengan imbalan uang receh. Alih-alih membantu, aksi mereka kerap membuat arus makin tersendat.

“Macetnya parah sekali. Dari tadi hampir setengah jam, maju cuma beberapa meter. Parkir liar bikin susah, belum lagi ada orang yang seenaknya mengatur kendaraan,” keluh Ahmad, pengendara motor yang terjebak di tengah kemacetan.

BACA JUGA :  Bahu Jalan Diserobot, Toko Bangunan di Takalar Seenaknya Langgar Aturan

Antrean kendaraan terus menjalar hingga keluar kawasan, memicu protes warga dan pengguna jalan. Mereka mendesak pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan segera bertindak.

“Kalau dibiarkan, orang bakal malas lewat sini. Harus ada penertiban tegas” tegas seorang sopir angkutan umum.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati
60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga
AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:04 WITA

Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WITA

60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA