Konser Musik di Mal Pipo Ricuh, Penonton Liar Picu Lemparan Botol dan Korban Luka

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase - Penonton terluka akibat kericuhan di konser Watch On Fest 2025 di Parkiran Mal Pipo Makassar, Kamis (25/9/2025) malam.

Foto kolase - Penonton terluka akibat kericuhan di konser Watch On Fest 2025 di Parkiran Mal Pipo Makassar, Kamis (25/9/2025) malam.

Gedor.id- Sejumlah orang terluka dalam konser musik Watch On Fest 2025 yang digelar di parkiran Mal Phinisi Point (Pipo), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (25/9/2025) malam.

Kericuhan pecah saat grup musik .Feast tampil sebagai bintang tamu utama.

Konser yang tiketnya sold out ini dipadati ribuan penonton hingga berdesakan, terutama di area depan panggung.

Berdasarkan flyer yang diedarkan pihak penyelenggara, harga tiket Watch On Festival 2025 dibagi dalam empat paket, mulai dari Rp208.000 hingga Rp788.000.

BACA JUGA :  Penamatan SDN Borong Makassar Tampilkan Kreativitas dan Cinta Orangtua

Situasi memanas ketika sejumlah penonton liar tanpa tiket memaksa masuk dengan menjebol pagar di dua titik.

Penonton liar bahkan melempar botol dan pecahan beling ke arah dalam area konser.

Akibatnya, beberapa orang yang berada di dalam arena mengalami luka-luka.

Data dari tim medis di sayap kanan panggung mencatat setidaknya delapan orang mendapat perawatan.

Sebagian terkena lemparan benda keras, sebagian lainnya pingsan akibat sesak dan desakan massa.

Suasana penonton memadati pintu masuk konser Watch On Fest 2025 di Parkiran Mal Pipo Makassar.

“Alhamdulillah, memang ada penonton yang terluka, namun sigap ditangani tim gabungan. Korban yang lukanya cukup serius langsung dibawa ke rumah sakit, sisanya ditangani di sini,” ujar salah satu tim medis kepada wartawan.

BACA JUGA :  Polisi Gagalkan Penjualan Bocah, Harga Tembus Rp 80 Juta di Jambi

Band .Feast sempat menghentikan penampilannya untuk meredam suasana. Gitaris Firgiawan mengimbau audiens agar tidak terprovokasi.

“Teman-teman jangan ada yang terprovokasi sama oknum dari luar. Kita semua saling jaga, saling aman,” ucapnya dari atas panggung.

Meski sempat gaduh, konser tetap berlanjut hingga pukul 23.00 WITA dengan penampilan sejumlah musisi nasional seperti The Panturas, Sal Priadi, Hindia, dan Perunggu, serta musisi lokal seperti Paradivya, Kirv, dan Ratee.

BACA JUGA :  Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian

Kapolsek Mariso Kompol Aris Sumarsono membenarkan adanya kericuhan yang dipicu penonton liar.

“Memang ada yang luka akibat lemparan botol. Kami catat ada empat orang, termasuk satu perempuan. Tapi kondisi bisa segera terkendali setelah personel tambahan dikerahkan,” jelasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian
Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan
LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta
Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika
Dari Balik Jeruji, Tahanan Diduga Kendalikan Pengiriman Narkoba ke Makassar
Dengan Visi Mandiri dan Kompetitif, Ersan Satya Siap Nahkodai HIPMI PT UMI
Usaha Disorot, Basto Janji Tidak Lagi Gunakan Badan Jalan Secara Berlebihan
Isu “86” Pemindahan Mira Hayati Mengemuka, F-KRB Tegaskan Tak Ada Negosiasi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:08 WITA

Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:46 WITA

Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:04 WITA

LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WITA

Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:45 WITA

Dari Balik Jeruji, Tahanan Diduga Kendalikan Pengiriman Narkoba ke Makassar

Berita Terbaru

Dua unit rumah panggung di Dusun Manyili, Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo

Peristiwa

Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:50 WITA

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA