Buku berjudul lengkap “Gerakan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak: Refleksi Pengalaman dan Pembelajaran Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel” ditulis oleh Fadiah Machmud bersama Warida Safie dan Andi Nur Ahmad, dengan editor M Ghufran H Kordi K dan Rusdin Tompo.
Dr Fadiah Machmud menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi ruang berbagi dua makna: pertama, refleksi dan diskusi atas buku; kedua, bentuk pertanggungjawaban atas amanah kepengurusan yang telah diembannya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung langkah LPA Sulsel.
Ia mengenang dan memberi penghormatan kepada tokoh yang berjasa besar bagi gerakan perlindungan anak, antara lain Kak Christina Joseph, Ibu Asia Muhammadyah, Prof Sugir Wahid, dan Bapak Mappinawang.
“Buku ini kami persembahkan untuk mereka,” kata Fadiah Machmud. Ia juga menyampaikan kebanggaannya kepada Bapak Selle KS Dalle, salah satu pendiri LPA Sulsel, yang kini menjadi Wakil Bupati Soppeng (2025–2030).
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh pengurus, Dewan Pengawas, Dewan Pakar, dan para mitra yang selama ini bersama-sama mewujudkan hak dan perlindungan anak di Sulsel.
“Kini, LPA tidak sendiri lagi. Cahaya lain telah berpendar, memenuhi sisi-sisi negeri. Bersama, mari bersinergi dan berkolaborasi dalam harmoni,” ajak Fadiah Machmud.
Menutup penyampaiannya, ia menekankan bahwa tugas kita bukan memperbesar nyala sendiri, melainkan menjaga cahaya agar tak padam, menjaga semangat agar tetap bernyawa, dan memastikan muruah gerakan perlindungan anak tetap terjaga sebagaimana ia dihadirkan 27 tahun lalu.
(RT/ID)






















