Solidaritas Rakyat Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas Rp60 Miliar

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solidaritas Rakyat Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama elemen mahasiswa dan masyarakat di Depan Kantor Kejati

Solidaritas Rakyat Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama elemen mahasiswa dan masyarakat di Depan Kantor Kejati

Gedor.id– Solidaritas Rakyat Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama elemen mahasiswa dan masyarakat sipil menyatakan sikap keras atas dugaan kuat praktik korupsi dalam proyek pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2024.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp60 miliar tersebut dinilai sarat kejanggalan dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi keuangan negara, sekaligus mencederai hak serta kepentingan petani di Sulawesi Selatan.

Solidaritas Rakyat Sulsel menilai dugaan korupsi ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta berpotensi memperparah krisis kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran di sektor pertanian.

BACA JUGA :  Bola Soba Terbengkalai, Dugaan Korupsi Mengendap, Kapolres Bone Disomasi

Perwakilan Solidaritas Rakyat Sulsel, Wawan Copel, menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak boleh ditangani secara setengah-setengah.

“Korupsi bukan kejahatan biasa. Ini kejahatan luar biasa yang merampas hak rakyat. Kejati Sulsel harus bertindak tegas, profesional, dan tidak tebang pilih,” tegas Wawan.

Ia mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk pemilik PT AAN berinisial RM yang disebut memiliki peran strategis dalam proyek tersebut.

“Kami meminta kasus ini dibuka secara terang-benderang, tidak ditutup-tutupi, dan ditindaklanjuti hingga penetapan tersangka. Jangan ada perlindungan terhadap pihak mana pun,” tambahnya.

Solidaritas Rakyat Sulsel juga menyatakan dukungan penuh apabila Kejati Sulsel menjadikan perkara ini sebagai prioritas utama penegakan hukum, mengingat besarnya nilai anggaran serta dampak sosial yang dirasakan langsung oleh petani.

BACA JUGA :  Hasil Tak Sebanding Anggaran, Proyek Jalan di Bulukumba Diseret ke APH

Mereka menegaskan akan terus melakukan pengawalan ketat, pengawasan publik, dan kontrol sosial hingga kasus ini dituntaskan secara adil dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan berhenti. Kasus ini harus dituntaskan sampai tuntas demi keadilan dan masa depan petani Sulawesi Selatan,” tutup pernyataan Solidaritas Rakyat Sulsel.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Tak Lagi Diam! Cipayung Plus Serukan Evaluasi Total Pengelola Ekonomi Negara
SPMB “Beleng-Beleng” di SMAN 1 Parepare, Data Malaysia dan Gunung Es Masuk Jalur Zonasi
AMSS Geram, Kasus 387 Diduga Hanya Menjerat Pelaksana Lapangan, Pengendali Belum Terbongkar
Rumput Laut Takalar Jadi Rebutan, Investor Australia Siap Tanam Modal di Sektor Hilirisasi
Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang
Harga Diri Dipermalukan, Anna Tempuh Jalur Hukum Usai Dicap Penipu
Tiga Sapi Rebah di MaxOne Makassar, Daging Kurban Mengalir ke Ratusan Rumah
Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:31 WITA

Tak Lagi Diam! Cipayung Plus Serukan Evaluasi Total Pengelola Ekonomi Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:29 WITA

SPMB “Beleng-Beleng” di SMAN 1 Parepare, Data Malaysia dan Gunung Es Masuk Jalur Zonasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:31 WITA

AMSS Geram, Kasus 387 Diduga Hanya Menjerat Pelaksana Lapangan, Pengendali Belum Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:10 WITA

Rumput Laut Takalar Jadi Rebutan, Investor Australia Siap Tanam Modal di Sektor Hilirisasi

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WITA

Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang

Berita Terbaru