LANTIK–AMPERA Angkat Isu Ponsel Bebas, Lapas Bollangi Kembali Diguncang Aksi

Tojeng

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat Pemberitahuan Aksi

Surat Pemberitahuan Aksi

Gedor.id– Lapas Narkotika Bollangi, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, kembali terseret ke pusaran dugaan skandal serius. Sabtu (24/1/2026)

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan narapidana dengan leluasa menggunakan telepon genggam dari balik jeruji besi, memantik sorotan tajam terhadap bobroknya sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan khusus narkotika tersebut.

Temuan ini diungkap oleh Lembaga Aliansi Anti Korupsi (DPP LANTIK) melalui koordinator lapangan mereka, Yhoka Mayapada, berdasarkan investigasi dan riset yang turut melibatkan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Rakyat (AMPERA) Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  PRI Tantang BPN Buka Data LP2B, Jangan Ada yang Ditutup-Tutupi!

Menurutnya, keberadaan ponsel di dalam lapas bukan sekadar pelanggaran tata tertib administratif.

Lebih dari itu, temuan tersebut dinilai sebagai indikasi kuat adanya pembiaran sistematis yang berpotensi membuka ruang bagi praktik kejahatan, termasuk dugaan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas.

“Jika narapidana bisa bebas berkomunikasi menggunakan ponsel, maka jeruji besi tak lagi berfungsi mengurung kejahatan,” tegas Yhoka Mayapada.

Sebagai bentuk perlawanan terhadap dugaan praktik kotor tersebut, aliansi memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Miris! Nenek 95 Tahun Lapor Polisi, Delapan Bulan Tak Ada Tindak Lanjut

Aksi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Januari 2026, mulai pukul 13.30 WITA hingga selesai, dengan estimasi massa lebih dari 50 orang.

Aksi ini mengusung tajuk keras:
“Narapidana Bebas, Jeruji Besi Tak Lagi Mengurung Kejahatan.”

Dalam aksinya, massa akan menyampaikan sejumlah tuntutan tegas, di antaranya:

  • Mendesak pencopotan Kepala Lapas Narkotika Bollangi yang dinilai gagal menjaga integritas dan keamanan lapas.
  • Menuntut pencopotan Kepala Pengamanan Lapas (KPL) yang diduga melakukan pembiaran.
  • Mendorong Kanwil Ditjenpas Sulsel melakukan pemeriksaan menyeluruh serta menjatuhkan sanksi tegas kepada petugas pengamanan yang diduga terlibat.
  • Mengusut tuntas dugaan jaringan narkoba yang diduga beroperasi dari dalam lapas.
BACA JUGA :  Publik Curiga, Isu Demo Anarkis Diduga Dipakai Redam Sorotan Dugaan Narkoba di Lapas Bollangi

Aliansi menilai, maraknya penggunaan ponsel di dalam lapas narkotika merupakan alarm keras bagi negara.

Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan sekaligus membuka dugaan adanya keterlibatan oknum aparat.

“Aksi ini bukan sekadar demonstrasi. Ini peringatan keras bahwa lapas tidak boleh berubah menjadi markas kejahatan yang dilindungi oleh sistem,” pungkas Yhoka.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Brutal! 2 Pelajar Dikeroyok di Kompleks Tabaria, Pipi Korban Bolong
Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat
Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi
Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:28 WITA

Brutal! 2 Pelajar Dikeroyok di Kompleks Tabaria, Pipi Korban Bolong

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WITA

Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Berita Terbaru