Penamatan SDN Borong Makassar Tampilkan Kreativitas dan Cinta Orangtua

Gedor Id

Minggu, 22 Juni 2025 - 08:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi Kelas 6 SD Negeri Borong Makassar tampil menari dalam acara pelepasan dan pentas kreativitas

Siswa-siswi Kelas 6 SD Negeri Borong Makassar tampil menari dalam acara pelepasan dan pentas kreativitas

Gedor.id – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai acara Pelepasan dan Pentas Kreativitas Siswa-siswi Kelas 6 SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu, 21 Juni 2025.

Sebanyak 64 siswa dinyatakan lulus 100 persen dalam tahun ajaran 2024/2025, dan dilepas dalam sebuah prosesi yang penuh makna dan simbol harapan masa depan.

Acara berlangsung meriah di halaman sekolah dengan tema “Satukan Asa, Raih Cita Setinggi Angkasa”.

Setiap siswa dipanggil satu per satu ke atas panggung, disebutkan nama lengkap, tanggal lahir, hobi, cita-cita, hingga nama orang tua mereka oleh MC. Di atas panggung, mereka dikalungi medali, menerima sertifikat, serta sisa tabungan dari pihak sekolah.

“Acara penamatan dan pelepasan ini spesial bagi saya. Sebab, saat saya mulai mengajar di sini tahun 2019, saya menjadi Panitia PPDB. Hari ini, di tahun 2025, saya yang melepaskan mereka sebagai tamatan SD Negeri Borong,” ungkap Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, M Amin Syam, dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Wajah Mulus, Nyawa Taruhan, Krim F&A Skin Glow Terbukti Mengandung Merkuri!

Ia menambahkan bahwa penamatan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru bagi siswa-siswi. Ia berpesan agar mereka tetap semangat belajar dan menjaga nama baik sekolah.

“Terima kasih kepada orangtua karena sudah berkolaborasi dengan sekolah selama 6 tahun ini,” ucapnya.

Simbol kebebasan dan harapan ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati dari sangkar oleh kepala sekolah, disambut tepuk tangan meriah para siswa.

Ketua Komite SD Kompleks Borong, Drs H Marzuki, turut memberikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi para orangtua dalam menyukseskan acara ini.

Meski dilaksanakan di lingkungan sekolah, panggung dan dekorasi tampak meriah dan artistik, berkat kolaborasi panitia yang terdiri dari guru dan orangtua siswa.

BACA JUGA :  Sudah Ada LP dan Surat Tangkap, Polisi Tak Juga Menangkap Pelaku Penganiayaan

Ketua Panitia, Andi Arifah Pasri, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekolah.

Ia menjelaskan makna di balik elemen dekorasi: balon dan layangan menggambarkan masa kanak-kanak, pesawat kertas sebagai simbol impian, dan burung merpati sebagai lambang kebebasan yang tetap kembali ke rumah.

Pentas kreativitas siswa pun memukau para tamu. Mulai dari selawat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga tari-tarian daerah seperti Gandrang Bulo, Zafin Melayu, dan Tari Empat Etnis, serta vokal grup yang menyanyikan “Hymne Guru” dan “Selamat Tinggal Guru dan Kawanku”.

Salah satu penampilan menyentuh datang dari para guru, yang membawakan lagu “Saat Kau Telah Mengerti” karya Virgoun, dengan beberapa lirik yang dimodifikasi sebagai nasihat penuh cinta kepada murid-muridnya.

BACA JUGA :  Dari Perselingkuhan ke BPOM, Dua Brand Kosmetik Viral karena Drama dan Legalitas Produk

Sebanyak 11 siswa-siswi juga menerima penghargaan atas prestasi di lima bidang: akademik, keagamaan, seni, olahraga, dan ekstrakurikuler.

Sementara itu, pesan dan kesan dari perwakilan siswa dan orangtua pun menyentuh banyak hati.

Bu Sri Wahyuni, orangtua dari Aqilah Zayyan Khairiyah, mengaku terharu dan bangga melihat anaknya berada di barisan siswa yang lulus. “Saya berharap semangat belajarnya tetap menyala di jenjang berikutnya,” ujarnya.

Acara yang dipandu oleh dua siswa, Annisyah Arsyad dan Muhammad Faith Az Zafran, dalam dua bahasa—Indonesia dan Inggris—menjadi penutup indah perjalanan enam tahun para siswa di SD Negeri Borong.

Sebuah perpisahan yang tak hanya penuh kenangan, tapi juga penuh harapan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina
Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur
Kasus Jalan Beton Parepare Mandek di LHP BPK, Kejari Turun Tangan
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WITA

Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WITA

Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WITA

BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA