Trump Heran Pemakaman Khamenei Dihadiri Jutaan Orang

Senin, 6 Juli 2026 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jutaan warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: via REUTERS/Majid Asgaripour)

Jutaan warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: via REUTERS/Majid Asgaripour)

Gedor.id– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku terkejut melihat besarnya jumlah pelayat yang menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut Trump, ia sebelumnya mengira Khamenei merupakan sosok yang tidak lagi mendapat dukungan dari rakyat Iran.

“Saya terkejut. Saya pikir orang-orang membencinya,” kata Trump kepada Axios, seperti dikutip Times Now World, Senin (6/7/2026).

Trump bahkan menyindir kesedihan para pelayat yang tampak menangis selama prosesi pemakaman.

“Mungkin itu air mata palsu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Krisis Hormuz Memanas, Iran Tak Akan Buka Selat Sebelum AS Menyerah

Selain menyinggung prosesi pemakaman, Trump juga mengklaim bahwa Iran masih ingin melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat.

“Mereka memohon untuk membuat kesepakatan,” katanya.

Ia menyebut kedua pihak telah sepakat menunda pembicaraan hingga seluruh rangkaian pemakaman Khamenei selesai.

Trump juga melontarkan pernyataan kontroversial terkait para pejabat Iran yang menghadiri upacara tersebut.

“Mereka semua ada di sana. Satu tembakan dan kita bisa menyingkirkan mereka semua, tetapi kita tidak akan melakukan itu karena kemudian kita tidak akan punya siapa pun untuk diajak bernegosiasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Balas Dendam Iran! Rudal Fattah-2 Menghantam Israel, 650 Tentara AS Diklaim Tewas

Meski demikian, Trump menegaskan tidak akan ada serangan yang dilakukan selama prosesi pemakaman berlangsung.

Sementara itu, prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dipadati lautan manusia yang memadati jalan-jalan di Teheran, ibu kota Iran.

Kementerian Kesehatan Iran, sebagaimana dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim, memperkirakan sekitar 15 juta orang berpartisipasi dalam prosesi tersebut.

Untuk mengantisipasi membludaknya pelayat, pemerintah Iran mendirikan sejumlah rumah sakit sementara di sekitar Masjid Agung Imam Khomeini, lokasi peti jenazah Khamenei dan beberapa anggota keluarganya disemayamkan.

BACA JUGA :  Iran Kunci Jalur Diplomasi dengan Trump, Ucapkan Sindiran Tajam di Ramadan

Dalam prosesi tersebut, kerumunan pelayat yang mengenakan pakaian hitam meneriakkan slogan “Matilah Amerika” dan “Matilah Israel”.

Sebagian di antara mereka membawa poster yang berisi seruan pembunuhan terhadap Donald Trump, sementara lainnya meneriakkan “Balas dendam! Balas dendam!”

Di sisi lain, para pejabat Iran kembali menegaskan komitmen mereka untuk “mencari keadilan” atas serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang disebut telah menewaskan Ayatollah Ali Khamenei pada Februari lalu.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Krisis Hormuz Memanas, Iran Tak Akan Buka Selat Sebelum AS Menyerah
Trump Ancam Spanyol, Perdagangan dengan AS Dihentikan
Kuwait dan Bahrain Aktifkan Sirene Usai Serangan Iran
Iran dan AS Saling Serang, Ancaman Perang Besar Kembali Menghantui Timur Tengah
Trump Upload Foto dengan “Alien Abu-abu”, Netizen: Dunia Ketar-ketir!
Selat Hormuz Memanas, Trump Tiba-tiba Setop Operasi Militer AS
AS Dipermainkan Iran, Trump Frustrasi dan Wibawa Amerika Runtuh
Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:08 WITA

Krisis Hormuz Memanas, Iran Tak Akan Buka Selat Sebelum AS Menyerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:56 WITA

Trump Ancam Spanyol, Perdagangan dengan AS Dihentikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:05 WITA

Kuwait dan Bahrain Aktifkan Sirene Usai Serangan Iran

Senin, 6 Juli 2026 - 19:21 WITA

Trump Heran Pemakaman Khamenei Dihadiri Jutaan Orang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:56 WITA

Iran dan AS Saling Serang, Ancaman Perang Besar Kembali Menghantui Timur Tengah

Berita Terbaru

Konferensi pers penanganan perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Bareskrim Polri di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Dalam konferensi tersebut, Bareskrim mengungkap penetapan 72 tersangka dari 89 laporan karhutla yang ditangani di sembilan Polda.

Nasional

Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:58 WITA