Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian

Sabtu, 5 September 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Pelaksanaan ekshumasi dan otopsi di Pekuburan lingkungan Kalappo,kelurahan Mangadu

Saat Pelaksanaan ekshumasi dan otopsi di Pekuburan lingkungan Kalappo,kelurahan Mangadu

Gedor.id- Misteri kematian Hj Mini Dg Jime memasuki tahap krusial. Jenazah almarhumah menjalani ekshumasi dan otopsi hari ini, Sabtu (5/9/2026) di Pekuburan Kalappo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Ekshumasi dan otopsi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian yang hingga kini masih menjadi perhatian serius keluarga.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan perkara yang tercatat dalam Laporan Pengaduan Nomor B/15.A.1/V/2026/Reskrim.

Melalui pemeriksaan forensik, penyidik diharapkan memperoleh temuan medis yang dapat menjelaskan kondisi jenazah sekaligus memberikan petunjuk mengenai penyebab kematian Hj Mini Dg Jime.

BACA JUGA :  Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan

Pihak keluarga mengapresiasi langkah Polsek Mangarabombang, Polres Takalar, dan Dokpol Polda Sulsel yang melanjutkan penanganan perkara hingga tahap ekshumasi dan otopsi.

“Kami sudah terlalu lama menunggu kepastian tentang apa yang sebenarnya terjadi pada almarhumah Hj Mini Dg Jime. Bagi keluarga, ini bukan sekadar proses hukum, tetapi menyangkut kebenaran dan keadilan bagi orang yang kami cintai,” ujar pihak keluarga.

Keluarga menegaskan tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan maupun menuduh pihak tertentu. Mereka menyerahkan proses tersebut kepada penyidik dan berharap seluruh fakta diungkap berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta bukti yang ditemukan.

BACA JUGA :  Kasat Lantas Takalar Pimpin Langsung Patroli Penindakan Kendaraan ODOL

“Kami tidak ingin menuduh siapa pun dan tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. Tetapi kami juga tidak ingin perkara ini berhenti tanpa kejelasan. Kalau memang ada fakta yang selama ini belum terungkap, kami berharap semuanya dapat dibuka berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ada,” katanya.

Menurut RN, proses penanganan perkara tetap berjalan meski dalam perjalanannya menghadapi sejumlah kendala dan rintangan.

Karena itu, keluarga berharap setiap tahapan pemeriksaan dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan menyeluruh.

“Kami berharap pemeriksaan ini benar-benar dilakukan secara objektif dan hasilnya dapat menjawab pertanyaan yang selama ini ada di tengah keluarga. Kami hanya ingin mengetahui kebenaran tentang penyebab kematian almarhumah,” tegasnya.

BACA JUGA :  Saat Ternak Raib, Penegakan Hukum di Takalar Ikut Menghilang

Kini, hasil ekshumasi dan otopsi menjadi hal yang paling dinantikan keluarga. Temuan forensik tersebut diharapkan dapat memberikan titik terang sekaligus menjadi dasar bagi penyidik dalam menentukan arah penanganan perkara selanjutnya.

“Kami akan menghormati seluruh tahapan yang dilakukan aparat penegak hukum. Namun kami berharap penantian keluarga ini berujung pada kepastian, bukan kembali menjadi tanda tanya,” pungkasnya.

Editor: Darwis

Berita Terkait

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih
Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak
Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!
Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar
Pengakuan Setor Upeti Passobis Viral, Polda Sulsel Kejar Pemilik Akun
Penimbun Solar dan Pertalite Diciduk, Polisi Sita 107 Jeriken
Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita
Kasus Arisan Online Memanas, Polisi Buru Terlapor yang Diduga Kabur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WITA

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih

Selasa, 15 September 2026 - 13:52 WITA

Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WITA

Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!

Sabtu, 5 September 2026 - 19:26 WITA

Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian

Jumat, 4 September 2026 - 14:55 WITA

Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar

Berita Terbaru