Serangan Besar Ukraina ke Moskow, Kilang Minyak Utama Rusia Terbakar

Tojeng

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilang minyak di Moskow, Rusia, terbakar setelah terkena serangan drone Ukraina pada Minggu (20/9). Foto: Social Media via REUTERS/Social Media

Kilang minyak di Moskow, Rusia, terbakar setelah terkena serangan drone Ukraina pada Minggu (20/9). Foto: Social Media via REUTERS/Social Media

Gedor.id– Sedikitnya tiga orang tewas dan sebuah kilang minyak utama Rusia mengalami kebakaran setelah serangan masif drone Ukraina ke wilayah Moskow pada Minggu (20/9) waktu setempat.

Serangan tersebut terjadi pada hari terakhir pelaksanaan pemilu parlemen Rusia yang berlangsung selama tiga hari.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan lebih dari 1.600 drone telah dicegat oleh pertahanan udara Rusia.

Dari jumlah tersebut, sekitar 450 drone disebut mengarah ke ibu kota Rusia.

Serangan drone juga memicu kebakaran di salah satu fasilitas kilang minyak utama di Moskow.

BACA JUGA :  Rusia Makin Ganas! Serang Dnipropetrovsk dan Klaim Kuasai Dua Desa

Layanan darurat dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Kilang minyak itu sebelumnya telah beberapa kali menjadi sasaran serangan Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Sobyanin menuding Ukraina berupaya mengganggu pelaksanaan pemilu parlemen Rusia.

“Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini jelas direncanakan dengan tujuan mengganggu pemilu. Musuh gagal mencapainya,” ujar Sobyanin.

Gubernur Moskow Andrey Vorobyov mengatakan dua orang tewas dalam dua serangan terpisah yang diduga dilakukan Ukraina.

Satu korban lainnya kemudian meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.

BACA JUGA :  Rusia Makin Ganas! Serang Dnipropetrovsk dan Klaim Kuasai Dua Desa

Selain menimbulkan korban jiwa, serangan tersebut juga menyebabkan kebakaran setelah sebuah drone jatuh ke sebuah gedung 21 lantai.

Sebanyak 400 penghuni gedung dilaporkan harus dievakuasi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian memuji serangan tersebut.

Melalui akun X, Zelensky mengatakan serangan jarak jauh Ukraina memberikan dampak signifikan di wilayah Moskow.

“Respons jarak jauh kami memberikan dampak yang sangat signifikan di wilayah Moskow tadi malam,” tulis Zelensky.

Menurut Zelensky, salah satu fasilitas utama industri minyak Rusia dan fasilitas logistik yang disebutnya terkait dengan Rusia juga berhasil diserang.

BACA JUGA :  Rusia Makin Ganas! Serang Dnipropetrovsk dan Klaim Kuasai Dua Desa

“Ini melibatkan miliaran dolar yang menopang mesin perang mereka,” imbuhnya.

Serangan tersebut terjadi ketika Ukraina semakin mengintensifkan penggunaan drone jarak jauh untuk menyerang wilayah Rusia.

Infrastruktur energi menjadi salah satu sasaran utama dalam upaya menekan sumber pendapatan Rusia yang digunakan untuk membiayai perang.

Rusia dan Ukraina secara rutin saling melancarkan serangan udara sejak perang kedua negara berlangsung.

Masing-masing pihak juga kerap melaporkan keberhasilan mencegat atau menghancurkan drone pihak lawan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Serangan Rudal dan Drone Houthi Guncang Arab Saudi, Ras Tanura Terbakar
Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi
Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul
Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas
Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan
Presiden Iran Masuk Kandang Trump, Kirim Pesan Keras soal Tekanan AS
Trump Tebar Janji US$5.000 untuk Warga AS di Tengah Persaingan Pemilu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Serangan Rudal dan Drone Houthi Guncang Arab Saudi, Ras Tanura Terbakar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:04 WITA

Dua Rudal Balistik Houthi Dicegat, Puingnya Tersebar di Sejumlah Wilayah Saudi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Gempa M 7,2 Guncang Vanuatu, Peringatan Tsunami Muncul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:32 WITA

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Makassar Berujung Maut, 1 Orang Tewas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:58 WITA

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Berita Terbaru