Ratusan Warga Geruduk Polsek Pancur Batu, Tuding Kasus ‘Dipeti-eskan’

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, bersama Aliansi Masyarakat Sumut

Ratusan warga Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, bersama Aliansi Masyarakat Sumut

Gedor.id- Ratusan warga Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, bersama Aliansi Masyarakat Sumut menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolsek Pancur Batu. Kamis (14/8/2025)

Mereka membawa spanduk bertuliskan: “Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu yang Tidak Mampu Mengungkap Kejahatan di Desa Durin Simbelang”.

Aksi ini dipicu kekecewaan warga karena merasa laporan-laporan mereka tidak pernah ditindaklanjuti.

Menurut pengunjuk rasa, sedikitnya ada delapan laporan warga Desa Durin Simbelang yang diduga “dipeti-eskan” oleh pihak Polsek.

BACA JUGA :  Jokowi Dituding Raja Drama Gegara Foto Reuni: “Angkatan 45 Katanya?”

“Kasus pembacokan terhadap Josniko Tarigan misalnya, pelakunya kabarnya sudah ditangkap tapi tidak ditahan. Polsek Pancur Batu sudah sangat menyakiti hati kami. Kami yakin mereka tidak akan mau menangkap para pelaku. Namun, kami beri waktu 3×24 jam. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan mendemo rumah dinas Kapolda Sumut di Kota Medan,” ujar salah seorang warga dalam orasinya. Rabu (13/8/2025).

BACA JUGA :  Penunjukan Misterius di Cabdin: Siapa Sebenarnya Pak Ulli?

Massa juga mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan segera mengevaluasi kinerja Kapolsek dan Kanit Reskrim.

“Kalau memang tidak mampu menjalankan tugas, jangan dipertahankan. Itu hanya membuat masyarakat semakin menderita karena kejahatan kian marak tanpa ada yang terungkap. Kami butuh keamanan dan kepastian hukum. Kami tahu ada ‘orang kuat’ di balik ini semua, makanya tidak ada yang berani mengungkap kasusnya. Kami tunggu 3×24 jam, kalau tidak ada hasil, kami akan datang dengan massa yang lebih besar dan menuju rumah Kapolda Sumut,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bukan Karnaval, Tapi Aura AKP Sumantri Bikin Suasana 17-an Semarak

Sementara itu, Kapolsek Pancur Batu menanggapi tuntutan warga dengan menyebut bahwa penanganan laporan-laporan tersebut terkendala pada keterangan saksi.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Jumat, 11 September 2026 - 15:15 WITA

Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah

Berita Terbaru