“Maling Teriak Maling” Netizen Serang Balik Fenny Frans Usai Singgung Produk Racikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar unggahan status Owner kosmetik asal Makassar, Fenny Frans (FF), di media sosial yang menuai beragam komentar dari netizen. (Foto kolase)

Tangkapan layar unggahan status Owner kosmetik asal Makassar, Fenny Frans (FF), di media sosial yang menuai beragam komentar dari netizen. (Foto kolase)

Gedor.id- Owner kosmetik asal Makassar, Fenny Frans (FF), koar-koar melalui postingan di status media sosialnya. Minggu (24/5/2026)

Dalam postingannya, Fenny Frans mengapresiasi BPOM Makassar dan Polri atas kinerja yang dinilainya berhasil menggerebek produk racikan di Makassar.

“Terimakasih banyak buat @bpom-ri, @bpom Makassar dan Polri atas kinerja nyatanya yang berhasil menggerebek produk racikan yang besar di Makassar,” tulis FF dalam postingan status Facebooknya, dikutip Minggu (24/5/2026).

FF juga menyampaikan bahwa masih ada owner-owner besar di Makassar yang berkeliaran menjual produk bermerkuri.

“Masih banyak pak owner-owner besar di Makassar yang masih berkeliaran dengan bangganya di FB memperlihatkan pencapaian team mereka dalam menjual produk mercuri ini,” tulis FF pada unggahan yang sama.

“Izin pak supaya masyarakat aman dari mercuri, tolong berantas lagi yang besar-besar pak yang lagi ramai di FB penjualannya, berkali-kali masuk warning BPOM. Bahkan pintarnya owner-owner lain pun membuat produk BPOM real sabun, toner, cream siang, tapi cream malamnya forte,” lanjut postingan FF.

BACA JUGA :  Amin Akui Sudah Lama Pimpin SMANSA 98, Kini Siapkan Regenerasi

“Jadi mari pak tolong buka mata dan hati kita karena masih terlihat dengan jelas sampai detik ini siapa saja owner-owner besar yang masih aman dan tidak sama sekali tersentuh,” sambungnya lagi.

Di akhir postingannya, Fenny Frans menyampaikan permohonan maaf apabila video tersebut membuat para penjual racikan merasa sedih. Namun menurutnya, tujuan dirinya hanya untuk mengingatkan.

“Mohon maaf jika video ini membuat kalian penjual racikan sedih. Sejatinya saya hanya ingin menyelamatkan kalian dari hasil harta yang tidak berkah. Ingat dunia sementara akhirat selamanya dan apa yang kita lakukan itu yang akan kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Rekaman Mematikan! Dugaan Setoran Jabatan Kepala Sekolah Mengarah ke Lingkaran Elite Makassar

Postingan Fenny Frans tersebut kemudian mendapat cibiran dari netizen. Bahkan, sebagian netizen mengingatkan agar tidak saling menjatuhkan sesama owner, terlebih jejak rekam FF disebut pernah berada di posisi yang sama.

“Samaji’ko dulu mercurit, harta yang didapatkan juga hasil mencurit dulu, jadi tak usah koar-koar. Gila pansos, hehe,” tulis salah satu netizen mengomentari postingan FF.

“Alahhhhh, padahal dulu viral ji produknya juga mercuri, haha,” timpal netizen lainnya.

“Owner pertama yang jualan non BPOM atau racikan dia mi itu pelakunya sudah bertahun-tahun. Sekarang pun tak bisa dipercaya produknya 100 persen BPOM, masih banyak di lapangan yang beredar,” sindir netizen lainnya.

“Jangan’moko koar-koar anu, seharusnya kamu yang dipenjara bukan malah suamimu, kayak tong apa di situ, merasa paling aman sekali produknya,” sentil netizen lainnya.

BACA JUGA :  Polisi Gagalkan Penjualan Bocah, Harga Tembus Rp 80 Juta di Jambi

“Pernahki juga di posisi itu toh? Saya setuju orang yang speak up tapi jangan FF deh. Naif rasanya untuk percaya bahwa speak up ta bukan karena persaingan bisnis. Biarkan creator-creator lain yang speak up yang tidak ada indikasi persaingan bisnisnya,” cibir netizen lainnya.

“Sama-samajie’ko maling teriak maling, harta yang kamu dapatkan tidak mungkin dari hasil BPOM sebelumnya? Tentu tidak kan, ditahuji jejak kelammu, kasihan kodong niat hati mau jatuhkan malah dirujak, sannang’moko urus mi urusanmu,” timpal netizen lainnya.

“Kalau saya jadi Fenny Frans malu ma koar-koar begini karena natahu semuaji orang, kemarin suamimu dipenjara karena kasus yang samaji,” tambah netizen lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, postingan status Fenny Frans masih dibanjiri cibiran dan celaan dari netizen yang menilai sikap tersebut tidak pantas.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gulai Ikan MBG Diduga Picu Keracunan, 269 Siswa di Karo Tumbang
Video Viral Bu Haji dan Ketua RT Bahas Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Viral Video “Batang Membara”, Polisi Telusuri Distribusi Konten dan Tangkap Pelaku Utama
Demo Darurat Narkoba di Lapas Bollangi Memanas, Mahasiswa Dihajar dan Diseret
Heboh di Medsos! Wanita Diduga Sidrap Pamer “Susu” Saat Live TikTok, Polisi Bergerak
Dugaan Asusila Libatkan Oknum PNS di Takalar, Keaslian Video Diselidiki
Nekat Demi Konten, Influencer Filipina Meninggal Usai Makan “Kepiting Setan”
Meteran Listrik PK5 Dicabut, Pedagang Gowa Pertanyakan Hak

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Gulai Ikan MBG Diduga Picu Keracunan, 269 Siswa di Karo Tumbang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:02 WITA

Video Viral Bu Haji dan Ketua RT Bahas Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WITA

Viral Video “Batang Membara”, Polisi Telusuri Distribusi Konten dan Tangkap Pelaku Utama

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WITA

Demo Darurat Narkoba di Lapas Bollangi Memanas, Mahasiswa Dihajar dan Diseret

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:42 WITA

“Maling Teriak Maling” Netizen Serang Balik Fenny Frans Usai Singgung Produk Racikan

Berita Terbaru

Konferensi pers penanganan perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Bareskrim Polri di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Dalam konferensi tersebut, Bareskrim mengungkap penetapan 72 tersangka dari 89 laporan karhutla yang ditangani di sembilan Polda.

Nasional

Bareskrim Bongkar Modus Bakar Lahan, 72 Tersangka Dijerat

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:58 WITA