Meteran Listrik PK5 Dicabut, Pedagang Gowa Pertanyakan Hak

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan video yang beredar

Tangkapan video yang beredar

Gedor.id– Penertiban meteran listrik milik pedagang kaki lima (PK5) di Kabupaten Gowa menuai sorotan tajam setelah videonya viral di media sosial.

Aksi tersebut memicu protes keras dari pedagang yang mempertanyakan dasar hukum serta kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dalam pembongkaran meteran listrik yang diklaim telah dibayar.

Video berdurasi 1 menit 25 detik yang diunggah pada Kamis (5/2/2026) memperlihatkan petugas PLN mengenakan rompi biru muda membongkar meteran listrik di halaman Puskesmas Somba Opu, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Proses pembongkaran tersebut berlangsung dengan pengawalan petugas Satpol-PP.

BACA JUGA :  Minimarket Kian Menjamur di Gowa, Bupati Didesak Stop Penambahan Alfamart–Indomaret

Situasi sempat memanas ketika seorang pedagang perempuan melayangkan protes keras. Ia mempertanyakan alasan pembongkaran meteran yang dilakukan tanpa pemberitahuan maupun izin terlebih dahulu.

“Kenapa meteran itu dibongkar tanpa izin, Pak? Apa kewenangan Satpol-PP? Meteran itu dibayar, Pak,” ujar pedagang tersebut dengan nada kesal sebagaimana terekam dalam video.

Menanggapi protes itu, seorang anggota Satpol-PP yang terekam kamera menyatakan bahwa tindakan pembongkaran dilakukan atas perintah pimpinan dan mengarahkan pedagang untuk menyampaikan keberatan ke kantor Satpol-PP.

BACA JUGA :  Kasus Travel Haji di Polres Takalar Disorot, Transaksi di Gowa Berujung Tahanan

“Ini perintah, ke kantor maki, Bu,” ucap petugas tersebut.

Meski mendapat penolakan dari pedagang, pembongkaran meteran listrik tetap dilanjutkan.

Dalam rekaman video juga terlihat seorang pria bernama Dg Lebong berada di lokasi dan menyaksikan langsung proses penertiban bersama petugas Satpol-PP dan PLN.

Terkait lokasi meteran, pihak Puskesmas Somba Opu memberikan klarifikasi. Mereka menegaskan bahwa meteran listrik yang dibongkar bukan milik Puskesmas dan tidak terhubung dengan sistem kelistrikan fasilitas kesehatan tersebut.

“Bukan punya kami. Itu sudah kami sampaikan ke Satpol-PP. Tidak ada hubungannya dengan listrik di Puskesmas,” ujar Ida, perwakilan Puskesmas Somba Opu.

BACA JUGA :  Petaka di Balik Bom Ikan, Dua Warga Terluka dan Menghilang

Ida juga mengaku pihaknya tidak mengetahui kapan meteran tersebut dipasang, meski posisinya berada di area lingkungan Puskesmas.

“Meterannya memang berada di wilayah kami, tapi kami tidak tahu kapan itu terpasang,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satpol-PP maupun PLN terkait dasar hukum, kewenangan, serta prosedur penertiban meteran listrik PK5 yang terekam dalam video viral tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Viral Video “Batang Membara”, Polisi Telusuri Distribusi Konten dan Tangkap Pelaku Utama
Demo Darurat Narkoba di Lapas Bollangi Memanas, Mahasiswa Dihajar dan Diseret
“Maling Teriak Maling” Netizen Serang Balik Fenny Frans Usai Singgung Produk Racikan
Heboh di Medsos! Wanita Diduga Sidrap Pamer “Susu” Saat Live TikTok, Polisi Bergerak
Dugaan Asusila Libatkan Oknum PNS di Takalar, Keaslian Video Diselidiki
Nekat Demi Konten, Influencer Filipina Meninggal Usai Makan “Kepiting Setan”
Identitas Misterius Picu Kekacauan, Jenazah Salah Orang Dibawa ke Rumah Duka
Viral Video Senpi di Perumahan Depok, Polisi Tegaskan Bukan Senjata Api

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WITA

Viral Video “Batang Membara”, Polisi Telusuri Distribusi Konten dan Tangkap Pelaku Utama

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WITA

Demo Darurat Narkoba di Lapas Bollangi Memanas, Mahasiswa Dihajar dan Diseret

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:42 WITA

“Maling Teriak Maling” Netizen Serang Balik Fenny Frans Usai Singgung Produk Racikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:03 WITA

Heboh di Medsos! Wanita Diduga Sidrap Pamer “Susu” Saat Live TikTok, Polisi Bergerak

Kamis, 23 April 2026 - 15:00 WITA

Dugaan Asusila Libatkan Oknum PNS di Takalar, Keaslian Video Diselidiki

Berita Terbaru