Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Perumahan Subsidi Rachita 2 di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar

Pembangunan Perumahan Subsidi Rachita 2 di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar

Gedor.id– Pembangunan Perumahan Subsidi Rachita 2 di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, menuai sorotan.

Aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut material timbunan dalam jumlah besar ke lokasi proyek memunculkan pertanyaan terkait legalitas sumber material yang digunakan.

Aktivis Takalar, Abd. Rahman Tompo, meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak menutup mata terhadap aktivitas pembangunan tersebut.

Menurutnya, pengembang harus mampu menjelaskan secara terbuka asal-usul material timbunan yang digunakan agar tidak menimbulkan dugaan adanya pelanggaran aturan pertambangan maupun administrasi pengangkutan.

BACA JUGA :  Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan

“Publik berhak mengetahui dari mana material timbunan itu berasal. Jika material tersebut diambil dari lokasi yang memiliki izin, tentu tidak ada masalah. Namun hal itu harus dapat dibuktikan melalui dokumen yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Abd. Rahman Tompo. Sabtu (20/6/2026)

Selain menyoroti legalitas material, Rahman juga meminta pengawasan terhadap kendaraan operasional yang terlibat dalam proyek pembangunan tersebut.

Ia mengingatkan agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kegiatan usaha yang seharusnya menggunakan BBM non-subsidi.

BACA JUGA :  Rumput Laut Takalar Jadi Rebutan, Investor Australia Siap Tanam Modal di Sektor Hilirisasi

Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sumber material, dokumen pengangkutan, hingga penggunaan bahan bakar kendaraan yang beroperasi di area proyek.

“Jika seluruh proses pembangunan telah memenuhi ketentuan yang berlaku, maka hasil pemeriksaan akan memberikan kepastian kepada masyarakat. Namun jika ditemukan pelanggaran, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Rahman mendesak pemerintah daerah, instansi teknis, serta aparat penegak hukum segera melakukan verifikasi lapangan guna memastikan seluruh aktivitas pembangunan Perumahan Subsidi Rachita 2 berjalan sesuai regulasi.

BACA JUGA :  Bom Ikan Terang-Benderang di Video, Proses Hukum Gelap Gulita

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan pengerjaan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap hukum, transparansi, dan akuntabilitas.

Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah potensi pelanggaran sejak dini.

Sampai berita ini di publikasikan pihak terkait belum bisa di temui.

Editor : Darwis

Berita Terkait

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Sabtu, 19 September 2026 - 18:07 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WITA

Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WITA

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WITA

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar

Berita Terbaru