Dipanggil ke Gudang, Pemuda Desa Tuju Diduga Dipukuli hingga Rekannya Ditodong Badik

Tojeng

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id- Dugaan kekerasan dan penganiayaan mencuat di Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.

Seorang pemuda berinisial SM, yang diketahui merupakan anggota Karang Taruna sekaligus operator Pemadam Kebakaran (Damkar) Desa Tuju, diduga menjadi korban pemukulan di sebuah gudang pupuk, Selasa malam (25/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di gudang pupuk yang berada di wilayah Dusun Tamanroya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SM dipanggil masuk ke dalam bangunan yang disebut milik seorang pria yang dikaitkan sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Tuju.

BACA JUGA :  Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Saat berada di dalam gudang, pintu bangunan disebut ditutup. Di lokasi tersebut terdapat sekitar empat orang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, dugaan pemukulan dilakukan oleh pria berinisial SR. Sementara tiga orang lainnya, yakni AS, AR, dan B, disebut berada di lokasi saat kejadian.

Dugaan penganiayaan bermula ketika SM bersama seorang rekannya berada di tempat tersebut.

BACA JUGA :  Remaja Gowa Ngamuk, Teman Dihajar karena Diduga Pakai Akunnya

SM kemudian diduga dipukul. Dalam kejadian yang sama, rekannya disebut mendapat ancaman dengan senjata tajam jenis badik agar tidak ikut campur maupun melaporkan peristiwa tersebut.

Peristiwa di dalam bangunan tertutup itu kini menjadi perhatian warga.

Selain dugaan penganiayaan, adanya ancaman menggunakan senjata tajam terhadap seorang saksi turut menambah serius persoalan tersebut.

BACA JUGA :  Ratusan Kilo Ayam Busuk di Dapur MBG Jeneponto, Pengelola Menghilang

Terlebih, sosok yang disebut berkaitan dengan kejadian itu dikaitkan dengan rencana pencalonan sebagai Kepala Desa Tuju.

Namun, identitas dan peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut masih perlu dipastikan melalui proses hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi resmi dari pihak kepolisian mengenai laporan atas dugaan penganiayaan tersebut, termasuk status penanganan perkara dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebut berada di lokasi.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian
Cegah Tumpang Tindih Administrasi, Gilireng dan Maniangpajo Sepakati Batas Wilayah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:23 WITA

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru