Puskesmas Rarowatu Disorot, Pasien Kritis Terbengkalai Tanpa Penanganan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga korban mendampingi Rian di rumah sakit setelah tidak mendapat penanganan di Puskesmas Rarowatu saat kondisi darurat. (Ist)

Keluarga korban mendampingi Rian di rumah sakit setelah tidak mendapat penanganan di Puskesmas Rarowatu saat kondisi darurat. (Ist)

Gedor.id- Warga Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dibuat kecewa dengan pelayanan Puskesmas Rarowatu setelah seorang korban tabrak lari bernama Rian tidak segera mendapatkan pertolongan medis.

Akibatnya, pihak keluarga terpaksa membawa korban ke rumah sakit karena petugas puskesmas tak kunjung memberikan penanganan.

“Kakakku korban tabrak lari, kakinya dan bahunya patah. Harus segera ditangani,” ujar Rista, kakak korban, Jumat (3/4/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (2/4/2026) di depan rumah korban di Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu.

BACA JUGA :  Rekaman Video Bongkar Dugaan Provokasi Massa dalam Pengrusakan Rumah Sangkala

Melihat kondisi Rian yang mengalami luka serius, keluarga langsung menghubungi Puskesmas Rarowatu untuk meminta bantuan medis. Sebelum berangkat, mereka telah berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

“Kami telepon bidan dulu, katanya nanti ada perawat yang akan datang kalau kami bawa ke puskesmas,” ungkap Rista.

Namun, setibanya di puskesmas sekitar pukul 07.30 Wita, keluarga justru tidak menemukan satu pun tenaga medis yang siap memberikan pertolongan.

Meski telah beberapa kali mencoba menghubungi petugas, keluarga hanya mendapat informasi bahwa seluruh perawat sedang sibuk.

BACA JUGA :  IRT Bulukumba Mengaku Dianiaya Suami, Netizen Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Merasa kecewa dan khawatir dengan kondisi korban, keluarga akhirnya memutuskan membawa Rian ke rumah sakit yang berjarak sekitar satu jam dari lokasi puskesmas.

Sebelum meninggalkan lokasi, keluarga sempat merekam video yang memperlihatkan kondisi puskesmas tanpa kehadiran tenaga medis. Video tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat korban terbaring di ranjang tanpa penanganan, sementara keluarga berupaya mencari petugas dengan memeriksa sejumlah ruangan, namun tidak menemukan siapa pun yang berjaga.

BACA JUGA :  Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Puskesmas Rarowatu, Asti Purnama, menjelaskan bahwa saat korban datang, petugas memang belum mulai bertugas.

“Jam pelayanan kami mulai pukul 08.00 sampai 14.00 Wita. Saat petugas datang, pasien sudah tidak berada di puskesmas,” jelasnya.

Asti juga menambahkan bahwa Puskesmas Rarowatu bukan fasilitas rawat inap, sehingga tenaga medis tidak diwajibkan berjaga selama 24 jam.

Meski demikian, pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi atas insiden tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru