MTQ Maros Diterpa Isu Panas, LANTIK Siap Bongkar Dugaan Anggaran

Tojeng

Minggu, 12 April 2026 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal DPP LANTIK, Yhoka Mayapada

Sekretaris Jenderal DPP LANTIK, Yhoka Mayapada

Gedor.id– Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Anti Korupsi (DPP LANTIK) menyatakan tetap akan menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Maros.

Sekretaris Jenderal DPP LANTIK, Yhoka, mengatakan pihaknya tetap menghormati pelaksanaan MTQ yang saat ini sedang berlangsung.

Menurutnya, jadwal aksi akan disesuaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap agenda keagamaan tersebut.

“Pada prinsipnya kami tetap menghargai kegiatan MTQ yang sedang berjalan. Namun, upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas anggaran tidak boleh berhenti. Jadwal aksi akan kami sesuaikan, tetapi proses hukum harus tetap berjalan,” ujar Yhoka.

BACA JUGA :  Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi

DPP LANTIK menyoroti dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran MTQ.

Hingga kini, menurut mereka, belum ada penjelasan rinci kepada publik mengenai total anggaran yang digunakan serta peruntukannya.

Selain itu, keterlibatan pihak Event Organizer (EO) dalam pelaksanaan MTQ juga menjadi perhatian.

LANTIK meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk EO, diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak adanya potensi kerugian negara.

BACA JUGA :  Penunjukan Misterius di Cabdin: Siapa Sebenarnya Pak Ulli?

“Kami meminta dilakukan audit secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kegiatan MTQ, termasuk penggunaan jasa Event Organizer. Semua harus disampaikan secara terbuka kepada publik,” kata Yhoka.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum apabila ditemukan indikasi adanya kerugian negara.

“Selama masih ada dugaan yang berpotensi merugikan negara, kami akan terus mengawal. Ini merupakan bentuk komitmen terhadap pemberantasan korupsi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Enam Titik Tambang Liar di Gowa Diduga Kebal Penertiban!

DPP LANTIK juga mendesak aparat penegak hukum dan lembaga terkait untuk segera melakukan penyelidikan serta audit secara transparan, guna menjaga kepercayaan publik dan memastikan penggunaan anggaran daerah sesuai peruntukannya.

Kasus ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik di tengah pelaksanaan MTQ yang diharapkan menjadi momentum syiar keagamaan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:34 WITA

Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?

Berita Terbaru

Ilustrasi penggerebekan gudang sabu yang diduga berkedok salon kecantikan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Polisi mengamankan empat orang terduga pelaku dan menyita barang bukti sabu seberat 90 gram dalam penggerebekan di sejumlah lokasi (Visual AI).

Hukum dan Kriminal

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:05 WITA