Anggaran Dipertanyakan, Proyek Jembatan Parepare–Sidrap Tak Bergerak

Tojeng

Minggu, 12 April 2026 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi

Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi

Gedor.id-Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diduga mangkrak dan menyisakan tanda tanya besar.

Hingga kini, proyek yang diharapkan menjadi akses vital penghubung dua wilayah tersebut belum menunjukkan progres berarti.

Kondisi ini memicu keresahan warga karena jembatan tersebut dinilai krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

BACA JUGA :  Kasus Jastip Menggurita, Polres Sidrap Diuji Publik

Sekretaris DPP LANTIK (Lembaga Anti Korupsi) Yhoka Mayapada menyoroti proyek tersebut dan menduga adanya kejanggalan dalam proses pelaksanaannya.

Ia menilai, mangkraknya proyek berpotensi merugikan masyarakat sekaligus membuka dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran.

“Ini bukan proyek kecil, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika mangkrak tanpa kejelasan, patut diduga ada masalah serius di dalamnya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Surat Teguran Pemprov Terbongkar, Proyek UMKM Galut Kian Bau Masalah

LANTIK mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan audit serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Transparansi dinilai penting guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab terhentinya proyek tersebut.

BACA JUGA :  RAB vs Fakta di Lapangan, Proyek Jalan Inspeksi Sungai Lapai Diduga Sarat Rekayasa

Bersambung..

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:34 WITA

Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?

Berita Terbaru

Ilustrasi penggerebekan gudang sabu yang diduga berkedok salon kecantikan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Polisi mengamankan empat orang terduga pelaku dan menyita barang bukti sabu seberat 90 gram dalam penggerebekan di sejumlah lokasi (Visual AI).

Hukum dan Kriminal

Salon Kecantikan di Makassar Diduga Jadi Gudang Sabu, 4 Orang Diamankan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:05 WITA