Hak BPD Ditahan? Desa Panyangkalang Diduga Mainkan Uang Negara

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Gedor.id– Dugaan ketidakberesan pengelolaan anggaran kembali mencuat di Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang.

Hingga menjelang akhir 2025, tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat tak kunjung dibayarkan, sementara Pemdes memilih bungkam tanpa alasan jelas.

Salah satu anggota BPD mengungkapkan melalui pesan WhatsApp bahwa ia bersama delapan anggota lainnya sampai hari ini (6/13) belum menerima hak yang seharusnya mereka terima setiap bulan.

BACA JUGA :  Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

“Baru bulan April sampai September yang dibayarkan,” tulisnya.

Warga pun mulai mempertanyakan integritas pemerintah desa. Mereka melihat adanya ketimpangan yang mencolok dibandingkan desa tetangga yang tidak mengalami masalah tunjangan.

“Kami curiga Kepala Desa sengaja tidak membayarkan, khususnya tunjangan BPD saja,” ujar seorang warga yang mengaku mendengar bahwa staf desa justru telah menerima haknya tanpa hambatan.

BACA JUGA :  Hak BPD Belum Cair, Warga Soroti Transparansi Dana Desa Panyangkalang

Kecurigaan di tubuh BPD pun makin menguat. Mereka menilai ada persoalan serius dalam tata kelola alokasi dana desa.

“Ada kejanggalan besar dalam mekanisme pencairan dana. Tidak transparan sama sekali,” tegas salah satu anggota BPD.

Lebih jauh, anggota BPD itu mengungkapkan bahwa pernah ada upaya pencairan yang terkesan janggal.

“Kami hanya diminta tandatangan, tapi setelah itu tidak ada kelanjutannya. Tunjangan tetap tidak diberikan,” keluhnya.

BACA JUGA :  Hak BPD Belum Cair, Warga Soroti Transparansi Dana Desa Panyangkalang

Hingga kini, Pemdes Panyangkalang belum memberikan klarifikasi apa pun, meninggalkan tanda tanya besar soal ke mana sebenarnya anggaran tunjangan BPD dialirkan.

(chiwa)
Follow Berita Panglimanews.com di Tiktok

Berita Terkait

Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak
Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman
Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD
Ratusan Juta Rupiah Raib, Korban Arisan Online Bersatu Laporkan Terduga Pelaku
Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas
Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi
11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa
Tompo Sawakong Tantang APH Audit Total Pembangunan di Kawasan LP2B Takalar

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:10 WITA

Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WITA

Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:08 WITA

Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:07 WITA

Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:09 WITA

Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Berita Terbaru