Hak BPD Ditahan? Desa Panyangkalang Diduga Mainkan Uang Negara

Tojeng

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Gedor.id– Dugaan ketidakberesan pengelolaan anggaran kembali mencuat di Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang.

Hingga menjelang akhir 2025, tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat tak kunjung dibayarkan, sementara Pemdes memilih bungkam tanpa alasan jelas.

Salah satu anggota BPD mengungkapkan melalui pesan WhatsApp bahwa ia bersama delapan anggota lainnya sampai hari ini (6/13) belum menerima hak yang seharusnya mereka terima setiap bulan.

BACA JUGA :  Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

“Baru bulan April sampai September yang dibayarkan,” tulisnya.

Warga pun mulai mempertanyakan integritas pemerintah desa. Mereka melihat adanya ketimpangan yang mencolok dibandingkan desa tetangga yang tidak mengalami masalah tunjangan.

“Kami curiga Kepala Desa sengaja tidak membayarkan, khususnya tunjangan BPD saja,” ujar seorang warga yang mengaku mendengar bahwa staf desa justru telah menerima haknya tanpa hambatan.

BACA JUGA :  Hak BPD Belum Cair, Warga Soroti Transparansi Dana Desa Panyangkalang

Kecurigaan di tubuh BPD pun makin menguat. Mereka menilai ada persoalan serius dalam tata kelola alokasi dana desa.

“Ada kejanggalan besar dalam mekanisme pencairan dana. Tidak transparan sama sekali,” tegas salah satu anggota BPD.

Lebih jauh, anggota BPD itu mengungkapkan bahwa pernah ada upaya pencairan yang terkesan janggal.

“Kami hanya diminta tandatangan, tapi setelah itu tidak ada kelanjutannya. Tunjangan tetap tidak diberikan,” keluhnya.

BACA JUGA :  Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

Hingga kini, Pemdes Panyangkalang belum memberikan klarifikasi apa pun, meninggalkan tanda tanya besar soal ke mana sebenarnya anggaran tunjangan BPD dialirkan.

(chiwa)
Follow Berita Panglimanews.com di Tiktok

Berita Terkait

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan
Tambang Panaikang Tak Kunjung Berhenti, Publik Mulai Bertanya: Siapa yang Membentengi?
Material Timbunan Dipersoalkan, PT Tri Star Mandiri Diminta Patuh Spesifikasi Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:25 WITA

Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terbaru

serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi

Internasional

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:58 WITA

Foto: REUTERS/Social Media

Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:06 WITA