Hak BPD Belum Cair, Warga Soroti Transparansi Dana Desa Panyangkalang

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Kantor Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar

Gedor.id- Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2025, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, belum juga menerima tunjangan yang menjadi hak mereka.

Informasi dari warga setempat menyebutkan adanya dugaan ketimpangan pembayaran di internal pemerintahan Desa Panynyangkalang.

Pasalnya, di desa tetangga, hak serupa bagi BPD sudah lama dicairkan tanpa kendala.

BACA JUGA :  SL Masih Saksi, Saenal Dijerat, Penanganan Kasus di Takalar Jadi Sorotan

“Kami curiga Kepala Desa sengaja tidak membayarkan tunjangan BPD, padahal staf desa lainnya sudah menerima hak mereka,” ungkap salah satu warga, Kamis (13/11/2025).

Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan anggota BPD Panynyangkalang.

Mereka menduga ada persoalan dalam transparansi pengelolaan keuangan desa, khususnya dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

BACA JUGA :  Wali Kelas Tantang Orang Tua Siswi Korban “Silakan Lapor Polisi!”

“Kami menilai ada kejanggalan serius dalam mekanisme pencairan dana. Kami pernah diminta menandatangani daftar penerimaan oleh bendahara desa, tapi hingga sekarang tunjangan itu belum juga diberikan,” ujar salah satu anggota BPD dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Panynyangkalang belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan keterlambatan pembayaran tunjangan tersebut.

BACA JUGA :  Nazihah Renanti Wijaya Tampil Memukau, Fashion Show Anak Curi Perhatian di Takalar

(CW/DS)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak
Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman
Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD
Ratusan Juta Rupiah Raib, Korban Arisan Online Bersatu Laporkan Terduga Pelaku
Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas
Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi
11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa
Tompo Sawakong Tantang APH Audit Total Pembangunan di Kawasan LP2B Takalar

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:10 WITA

Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:25 WITA

Tak Ada Papan Proyek, Drainase di Canrego Picu Dugaan Proyek Siluman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:08 WITA

Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:07 WITA

Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:09 WITA

Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Berita Terbaru