BBM Langka Diduga Sengaja! Massa KP-GRD Geruduk Kantor Bupati Manggarai

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KP-GRD menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik berbeda

KP-GRD menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik berbeda

Gedor.id- Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik berbeda, yakni Polres Manggarai, Kantor Bupati Manggarai, dan Gedung DPRD Manggarai, Kamis (20/11/2025).

Aksi yang berlangsung sejak pagi ini merupakan bentuk protes terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta dugaan maraknya praktik mafia BBM yang dinilai semakin meresahkan masyarakat Kabupaten Manggarai.

Ketua KP-GRD, Jimi Saputra, dalam orasinya di depan Mapolres Manggarai menegaskan bahwa persoalan kelangkaan BBM telah menjadi masalah mendesak karena berdampak luas pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menyebut kelangkaan bahkan telah dirasakan hingga ke tingkat desa dan kecamatan, dan diduga kuat bukan terjadi secara alamiah, melainkan disengaja oleh pihak tertentu demi meraup keuntungan.

BACA JUGA :  Aparat Diduga Lindungi Mafia BBM di Manggarai Barat

Aksi kemudian berlanjut ke Kantor Bupati Manggarai. Di hadapan pemerintah daerah, Jimi kembali menekankan pentingnya respons cepat untuk mengatasi dampak kelangkaan BBM yang menghambat putaran ekonomi masyarakat.

KP-GRD mendesak Bupati Manggarai agar segera mengambil langkah konkret dan alternatif guna menyelesaikan persoalan tersebut.

Di Gedung DPRD Manggarai, massa aksi meminta para wakil rakyat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

Mereka menilai kelangkaan BBM telah berlangsung cukup lama tanpa solusi efektif. KP-GRD mendorong DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian krisis dan mengungkap dugaan praktik mafia BBM.

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Sebelum membubarkan diri, massa mendesak DPRD dan Polres memperketat pengawasan terhadap seluruh SPBU di Manggarai.

Mereka menyoroti praktik pengisian menggunakan jeriken oleh oknum tertentu yang dinilai memperburuk pasokan BBM di masyarakat.

“Bila perlu, setiap SPBU harus diawasi langsung oleh anggota kepolisian,” tegas Jimi.

Dalam aksi tersebut, perwakilan massa diterima langsung oleh Wakapolres Manggarai, perwakilan Pemerintah Kabupaten Manggarai, dan Ketua DPRD Manggarai.

Ketiga pihak menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi dan berkolaborasi mencari solusi atas krisis BBM yang tengah terjadi.

Jimi menegaskan kembali keresahan masyarakat terkait sulitnya memperoleh BBM bersubsidi.

BACA JUGA :  Terkuak! Misteri Kematian Restina Tija yang Mengguncang Manggarai, Kepala Terpisah, Kasus Masih Gelap

“Masyarakat di desa dan kecamatan sangat kesulitan mendapatkan BBM, itu pun kalau ada harganya sangat mahal. Ini menjadi PR besar bagi pemerintah untuk segera mengatasi kelangkaan BBM, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit,” ujarnya.

Adapun tiga tuntutan utama KP-GRD dalam audiensi tersebut adalah:

  1. Mendesak Bupati Manggarai agar lebih peka dan responsif terhadap kesulitan masyarakat akibat kelangkaan BBM.
  2. Mendesak Kapolres Manggarai mengusut tuntas dugaan mafia BBM di Kabupaten Manggarai.
  3. Mendesak DPRD Manggarai segera menggelar RDP dengan pihak terkait untuk membahas kelangkaan dan dugaan praktik mafia BBM.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media
Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD
BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar
BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah
Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar
Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas
Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:12 WITA

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WITA

Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:39 WITA

BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WITA

BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah

Berita Terbaru

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA