Aparat Diduga Lindungi Mafia BBM di Manggarai Barat

Tojeng

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra

Gedor.id- Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kian merajalela di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baru-baru ini, sebuah mobil pickup putih tertangkap mengangkut jerigen berisi BBM subsidi langsung dari salah satu SPBU.

Ironisnya, praktik itu dilakukan terang-terangan seolah tanpa takut hukum.

Publik pun menilai ada pembiaran, bahkan dugaan kongkalikong antara pelaku dan aparat.

BACA JUGA :  Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra, dengan lantang menuding aparat penegak hukum tak berdaya menghadapi mafia BBM.

“Bulan lalu kami temukan mafia BBM di Manggarai, dan hari ini, Sabtu (04/10/2025), praktik yang sama kami temukan di Manggarai Barat. Mereka beraksi terbuka, operator SPBU sendiri yang memindahkan bensin ke jerigen sebelum diangkut pickup. Ini jelas bukan sekadar kelalaian, tapi terkesan ada pembiaran,” tegas Jimi kepada Corong Demokrasi.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Ia menyebut masyarakat semakin sulit mendapatkan Pertalite di SPBU, sementara para mafia bisa membawa jerigen penuh tanpa hambatan.

“Kalau polisi diam saja, wajar masyarakat menduga ada permainan di balik praktik mafia BBM ini,” tambahnya.

Jimi mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke NTT.

Ia meminta Kapolri segera mencopot Kapolres Manggarai dan Manggarai Barat yang dianggap gagal, bahkan dituding menutup mata.

BACA JUGA :  SPBU Wala Jadi Lokasi Teror, Polisi Ungkap Kasus Pemerasan Bersajam

“Kami mendesak Kapolri segera evaluasi Polda NTT dan pecat Kapolres Manggarai maupun Manggarai Barat. Mafia BBM ini sudah lama beroperasi, dan kalau aparat terus membiarkan, artinya mereka ikut menikmati. Masyarakat sudah terlalu lama jadi korban,” tutupnya dengan nada keras.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru