Aparat Diduga Lindungi Mafia BBM di Manggarai Barat

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra

Gedor.id- Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kian merajalela di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baru-baru ini, sebuah mobil pickup putih tertangkap mengangkut jerigen berisi BBM subsidi langsung dari salah satu SPBU.

Ironisnya, praktik itu dilakukan terang-terangan seolah tanpa takut hukum.

Publik pun menilai ada pembiaran, bahkan dugaan kongkalikong antara pelaku dan aparat.

BACA JUGA :  Di Negeri Sendiri, Rakyat Kolaka Utara Dibunuh Pelan-Pelan oleh Harga BBM

Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Jimi Saputra, dengan lantang menuding aparat penegak hukum tak berdaya menghadapi mafia BBM.

“Bulan lalu kami temukan mafia BBM di Manggarai, dan hari ini, Sabtu (04/10/2025), praktik yang sama kami temukan di Manggarai Barat. Mereka beraksi terbuka, operator SPBU sendiri yang memindahkan bensin ke jerigen sebelum diangkut pickup. Ini jelas bukan sekadar kelalaian, tapi terkesan ada pembiaran,” tegas Jimi kepada Corong Demokrasi.

BACA JUGA :  SPBU Milik Keluarga Oknum Polisi? Dugaan Mafia Pertalite Mengguncang Bantaeng

Ia menyebut masyarakat semakin sulit mendapatkan Pertalite di SPBU, sementara para mafia bisa membawa jerigen penuh tanpa hambatan.

“Kalau polisi diam saja, wajar masyarakat menduga ada permainan di balik praktik mafia BBM ini,” tambahnya.

Jimi mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke NTT.

Ia meminta Kapolri segera mencopot Kapolres Manggarai dan Manggarai Barat yang dianggap gagal, bahkan dituding menutup mata.

BACA JUGA :  Ramai Kritik Pelayanan BBM Subsidi, Gunawan: “Kami Tetap Layani Semua”

“Kami mendesak Kapolri segera evaluasi Polda NTT dan pecat Kapolres Manggarai maupun Manggarai Barat. Mafia BBM ini sudah lama beroperasi, dan kalau aparat terus membiarkan, artinya mereka ikut menikmati. Masyarakat sudah terlalu lama jadi korban,” tutupnya dengan nada keras.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan
Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara
Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar
Poros Rakyat Indonesia Bongkar Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas di Biringbulu
Bisnis Solar Subsidi Diduga Berjalan Mulus di Parepare, Modus Barcode Ganda Terendus
Tambang Ilegal Menjamur di Gowa, Kinerja Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Gowa Dipertanyakan
Bangunan Diduga Ilegal Jadi Sorotan, Penegakan Aturan di Kota Medan “Payah”
Gowa Darurat Tambang Ilegal, Pengawasan Polres Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:38 WITA

Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:30 WITA

Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:27 WITA

Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:19 WITA

Poros Rakyat Indonesia Bongkar Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas di Biringbulu

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:31 WITA

Tambang Ilegal Menjamur di Gowa, Kinerja Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Gowa Dipertanyakan

Berita Terbaru