Ambruknya Gedung MIN 2 Takalar Jadi Tamparan, Pendampingan Krimsus Dinilai Cuma Gimmick!

Tojeng

Jumat, 7 November 2025 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pembangunan MIN 2 Takalar yang Rubuh

Proyek Pembangunan MIN 2 Takalar yang Rubuh

Gedor.id– Proyek pembangunan gedung dua lantai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Takalar di Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mendadak ambruk pada Rabu malam (5/11/2025).

Bangunan yang baru sebagian rampung itu roboh saat area proyek dalam keadaan kosong dari aktivitas pekerja. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Yang menarik perhatian publik, proyek bernilai miliaran rupiah ini diketahui mendapat pendampingan dari Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara

Pendampingan tersebut kini justru menuai sorotan tajam, lantaran kualitas pengerjaan dan pengawasan proyek dipertanyakan.

Pelaksana lapangan proyek, Manurding, mengaku belum mengetahui penyebab pasti runtuhnya bangunan.

“Kami tidak tahu apa penyebabnya. Pekerjaan sudah kami lakukan sesuai gambar dan petunjuk teknis,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (6/11/2025).

Ia menambahkan bahwa material dan struktur bangunan telah dikerjakan sesuai arahan.

“Bangunan sebelahnya bagusji, insyaallah bisa diselesaikan sama tukang,” tambahnya.

Namun pantauan di lapangan menunjukkan kondisi yang berbanding terbalik. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas tanpa alat pelindung diri (APD), sementara konsultan pengawas proyek tidak terlihat di lokasi dan belum bisa dimintai keterangan.

BACA JUGA :  Korupsi Diduga Menggurita, Kejari Takalar Didesak Hentikan ‘Tidur' Panjang

Hingga berita ini diturunkan, baik pihak pelaksana proyek maupun konsultan pengawas belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab ambruknya bangunan yang disebut menelan anggaran miliaran rupiah tersebut.

Perwakilan LSM Perak, Taufan, menilai ambruknya bangunan itu merupakan bukti adanya kegagalan konstruksi akibat lemahnya pengawasan dan pelaksanaan teknis di lapangan.

“Penyebab ambruknya pelat lantai dua serta terlepasnya sambungan pembesian kemungkinan besar merupakan kombinasi faktor teknis dan nonteknis, dengan akar masalah utama pada kekuatan bekisting, penyangga (perancah), serta kualitas pelaksanaan dan pengawasan yang buruk,” tegas Taufan.

BACA JUGA :  Jalan Poros Punaga Membahayakan, Kadis PU Takalar Hanya Baca Pesan!

Ia menyimpulkan bahwa kegagalan ini muncul karena ketidakpatuhan terhadap standar keamanan dan teknis konstruksi, baik pada tahap persiapan bekisting, pembesian, maupun pengecoran

“Investigasi lebih lanjut oleh ahli konstruksi sangat diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya,” pungkasnya.

(AL/DS)

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA