Kadisperikanan Tegaskan Tambak di Laikang Ilegal, Itu Tambang Bukan Tambak

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah yang di gali dan 2 alat berat

Tanah yang di gali dan 2 alat berat

Gedor.id– Aktivitas tambang ilegal kembali mencuat di Dusun Boddia, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Jumat (12/9/2025)

Modus yang digunakan kali ini terbilang licik: praktik jual beli material ilegal disamarkan dengan kedok tambak yang diduga milik seorang pengusaha asal Gowa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, material tersebut dikumpulkan dengan cara tidak semestinya lalu dijual kepada warga dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.

BACA JUGA :  Pasir Ilegal untuk Proyek Desa? LASKAR Sultra Laporkan Tambang Galian C Meluhu

Untuk menarik minat pembeli, para pelaku menyebut lokasi itu sebagai “tambak”. Begitu ada warga yang tertarik, material dilepas dengan harga bervariasi sesuai permintaan.

Sejumlah warga mengaku tak mengetahui bahwa material yang mereka beli bermasalah.

“Yang kami tahu, ada yang menawarkan dengan harga lebih murah dari biasanya, makanya banyak yang tertarik,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :  Meteran Listrik PK5 Dicabut, Pedagang Gowa Pertanyakan Hak

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan melalui Kabid Budidaya menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima izin terkait keberadaan tambak di Laikang.

“Tidak ada surat yang masuk soal tambak di sana. Kalau benar ada penjualan material, itu bukan tambak, tapi jelas-jelas tambang. Urusannya ada di DLH, bukan di Dinas Perikanan,” tegasnya.

Praktik tambang ilegal yang disamarkan sebagai tambak ini menambah panjang daftar pelanggaran lingkungan di Takalar, sekaligus memunculkan tanda tanya besar mengenai pengawasan aparat terkait.

BACA JUGA :  Rotasi Pejabat, Bupati Takalar Tunjuk Mappaturung Jadi Camat Mangarabombang

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar
Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas
Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan
Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset
Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak
APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar
Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan
Dana Ratusan Juta Menggantung, Pengadaan Komputer Panakkukang Diseret Isu Mark-Up

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:54 WITA

Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:33 WITA

Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:13 WITA

Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:13 WITA

Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WITA

Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

Berita Terbaru