Respons Kadis Perhubungan Maros Soal ODOL di Proyek CitraLand Dinilai Tidak Tegas

Tojeng

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumk Truk Pengankut Material Moncong loe- BTP

Dumk Truk Pengankut Material Moncong loe- BTP

Gedor.id– Proyek penimbunan lahan di kawasan elit CitraLand Tallasa City, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, kini jadi sorotan tajam publik.

Penyebabnya: lalu lintas dump truck bertonase besar yang diduga Over Dimension Over Loading (ODOL) dinilai membahayakan keselamatan warga dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan deretan truk tambang hilir-mudik melewati Jalan Poros Moncong Loe tanpa pengawasan ketat dari pihak berwenang.

Truk-truk ini mengangkut material timbunan dalam jumlah besar, bahkan sebagian diduga tidak layak jalan.

Kondisi makin mengkhawatirkan lantaran sejumlah truk tampak membawa muatan berlebih, yang mengakibatkan retakan, gelombang, dan lubang di badan jalan.

BACA JUGA :  Kasus PKL di PPI Bontobahari Ungkap Lemahnya Pengawasan Internal

Padahal, ruas ini merupakan akses vital bagi ribuan warga sekitar.

“Ini jalan utama kami, sekarang makin rusak karena truk-truk ODOL proyek CitraLand itu,” keluh seorang warga yang ditemui di lokasi, Rabu (7/8/2025).

Tak hanya infrastruktur yang terdampak. Warga juga mengeluhkan debu pekat, kebisingan ekstrem, dan meningkatnya potensi kecelakaan, terutama di jam sibuk saat kendaraan berat memadati jalan sempit yang tidak dirancang untuk beban berat.

BACA JUGA :  Banjir dan Longsor Mengintai, Tambang Pasir Ilegal di Gowa Dibiarkan Menganga

Seorang sopir truk yang ditemui di lokasi membenarkan material yang diangkut memang diperuntukkan untuk proyek CitraLand.

“Dibawa ke CitraLand Tallasa City,” ujarnya singkat, sebelum kembali tancap gas.

Warga pun mendesak pengelola proyek, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

“Kami tidak anti pembangunan. Tapi keselamatan warga dan kelangsungan jalan umum harus diutamakan. Truk ODOL harus ditertibkan,” tegas warga lainnya.

Namun, tanggapan dari instansi terkait terkesan pasif. Kepala Dinas Perhubungan Maros, Wenpi Sumarlin, saat dikonfirmasi mengaku hanya bisa melakukan sosialisasi terkait ODOL.

BACA JUGA :  Emak-Emak Hadang Excavator, Pemerintah Gowa Hanya Menonton

“Terima kasih atas informasinya. Saat ini tugas kami hanya sebatas sosialisasi. Sesuai kebijakan nasional, penerapan penuh aturan ODOL diundur hingga 2027. Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009, penindakan dan penyidikan merupakan kewenangan Polri,” ujarnya.

Sementara warga terus menanggung dampak langsung, proyek raksasa terus berjalan tanpa kendala.

Publik pun bertanya: Siapa yang bertanggung jawab ketika pembangunan merusak ruang hidup warga?

(Bersambung)

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA