Polres Bone Diduga Main Mata! Proyek Busuk Bola Soba Tak Tersentuh

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Bola Soba di Bone yang diduga Mandek

Proyek Bola Soba di Bone yang diduga Mandek

Gedor.id– Proyek pembangunan gedung Bola Soba di Kabupaten Bone, yang menelan anggaran fantastis Rp10,7 miliar, kini menjelma jadi simbol kemubaziran dan misteri hukum yang tak kunjung terpecahkan.

Hampir dua tahun berlalu sejak tenggat penyelesaian pada Juni 2023, namun gedung megah itu justru terbengkalai—tak digunakan, apalagi difungsikan.

Yang lebih mencengangkan, aparat penegak hukum di Polres Bone seperti tak berkutik.

Alih-alih tuntas, penanganan dugaan korupsi proyek ini justru jalan di tempat, memunculkan spekulasi liar di tengah publik.

BACA JUGA :  Koalisi Pemuda Sulsel Bongkar Dugaan CV Pinjaman di Proyek Pendidikan Takalar

Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, terang-terangan menyebut proses hukum kasus ini seperti dibiarkan menguap begitu saja.

“Sudah beberapa kali Kapolres ganti, tapi kasus ini tetap mandek. Seperti ada kekuatan besar yang kebal hukum,” ketus Rusdi dalam keterangannya. Saat ditemui di salah satu warkop di Bone. Kamis (26/6/2025)

Rusdi mengaku sudah mencoba berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Bone yang baru.

BACA JUGA :  Dibidik Jaksa, Duit Masuk ke CV! Ilyas: Saya Korban Sistem Bobrok!

Janji pendalaman kasus memang sempat dilontarkan, tapi hasilnya? Nihil.

Tak ada satu pun tersangka, tak ada kejelasan status hukum, dan tak ada langkah konkrit yang bisa meredam kecurigaan publik.

“Kapolres Bone yang sekarang terkesan tak punya nyali. Tidak ada progres, tidak ada aksi nyata. Kalau takut, ya mundur saja!” tegas Rusdi.

Situasi ini memantik amarah warga Bone. Banyak yang menduga ada permainan di balik lambannya pengusutan kasus Bola Soba.

BACA JUGA :  Enam Titik Tambang Liar di Gowa Diduga Kebal Penertiban!

Proyek puluhan miliar ini bukan hanya gagal secara fisik, tapi juga memalukan secara institusional.

Masyarakat pun mendesak agar kasus ini tidak dikubur hidup-hidup. Mereka menuntut adanya penegakan hukum yang berani, transparan, dan tuntas.

Jika tidak, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Bone akan makin tergerus.

Gedung mangkrak bisa dibangun ulang, tapi kepercayaan publik yang hancur tak bisa diperbaiki dengan janji-janji.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak
Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air
Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar
Nekat! Ritel Modern di Bungadidi Tetap Dibangun Meski Izin Dicabut
Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:07 WITA

Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Senin, 16 Maret 2026 - 21:04 WITA

Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:23 WITA

Dugaan Setoran Rp25–35 Juta Warnai Program Irigasi P3TGAI di Takalar

Berita Terbaru