Kasus Dipaksakan, Hukum Dibelokkan? Sukri Lawan Balik Penyidik Polres Bulukumba

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukri di Propam Polda Sulsel

Sukri di Propam Polda Sulsel

Gedor.id– Penanganan kasus dugaan percobaan pembunuhan di Polres Bulukumba mulai menuai sorotan. Kamis (16/10/2025)

Sukri, yang menjadi terlapor dalam perkara tersebut, menilai proses hukum yang dijalankan terkesan dipaksakan dan tidak objektif.

Ia pun melapor balik ke Propam Polda Sulawesi Selatan, menuntut keadilan serta meminta dilakukan gelar perkara khusus.

Sukri bahkan melaporkan penyidik pidana umum (Pidum) dan Kanit Pidum Polres Bulukumba ke Propam, Irwasda, serta Kabag Wassidik.

Ia menuding adanya rekayasa laporan dan keterangan palsu yang disampaikan pelapor bernama Jusnaeni, sehingga kasus ini berkembang tidak wajar.

“Saya tidak bisa terima tuduhan itu. Saya disebut pelaku percobaan pembunuhan tanpa dasar. Tuduhan itu sangat merugikan saya dan keluarga,” tegas Sukri.

Menurut Sukri, laporan yang menuduhnya hendak menabrak korban menggunakan sepeda motor hanyalah cerita sepihak tanpa bukti kuat.

BACA JUGA :  Polisi Gagalkan Penjualan Bocah, Harga Tembus Rp 80 Juta di Jambi

Ia menduga proses penyidikan dilakukan terburu-buru dan sarat tekanan, tanpa verifikasi mendalam terhadap fakta di lapangan.

“Saya hanya ingin keadilan. Jangan sampai hukum dijalankan dengan asumsi, bukan bukti,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Kanit Pidum Polres Bulukumba, Aiptu Supriadi, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa Jusnaeni sempat melapor pada malam takbiran dengan tuduhan percobaan pembunuhan.

BACA JUGA :  IRT Bulukumba Mengaku Dianiaya Suami, Netizen Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Namun, hasil pemeriksaan ternyata tidak menemukan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Kejadiannya kalau tidak salah saat takbiran mau Lebaran. Jusnaeni melaporkan penganiayaan karena ada luka. Awalnya memang dia bilang percobaan pembunuhan, katanya mau ditabrak motor di Bontotiro,” ungkap Supriadi.

“Beberapa saksi dari pihak korban mengaku tidak melihat langsung. Mereka hanya mendengar cerita dari korban bahwa dirinya nyaris ditabrak oleh Sukri,” tambahnya.

Supriadi menyebut, berdasarkan pemeriksaan, korban hanya ditemukan menangis di jalan usai kejadian.

BACA JUGA :  Ricuh Sulsel Kian Panas! 53 Tersangka Ditetapkan, Polisi Sita Mesin ATM & Uang Puluhan Juta

Keterangan tentang percobaan penabrakan hanya bersumber dari ucapan korban sendiri, tanpa dukungan saksi atau bukti visual.

“Saksi hanya menyampaikan ucapan korban, tidak ada yang menyaksikan langsung,” jelasnya.

Situasi ini membuat Sukri semakin yakin bahwa laporan tersebut mengandung kejanggalan serius.

Ia berharap Propam Polda Sulsel segera mengusut dugaan penyidikan yang tidak profesional dan menggelar perkara secara terbuka untuk memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan.

(Tim)

Berita Terkait

CLAT Kepung Kejati Sulsel, Hukum Tumpul, Korupsi Dibiarkan Hidup
Solidaritas Rakyat Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas Rp60 Miliar
Napi Diduga Bebas Pakai Ponsel, AMPERA Desak Copot Kalapas Bollangi
LANTIK–AMPERA Angkat Isu Ponsel Bebas, Lapas Bollangi Kembali Diguncang Aksi
Aspirasi Bertemu Busur, Aksi DOB Luwu Tengah Pecah di Depan Kekuasaan
Mengaku Jaksa Pidsus, AM Tipu Korban hingga Rp200 Juta Lebih
Disekap di Rumah Majikan, Wanita di Makassar Jadi Korban Dugaan Pemerkosaan Berulang
Uang Rakyat Dipalak, Parkir Liar Diduga Dilindungi Kekuasaan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:14 WITA

CLAT Kepung Kejati Sulsel, Hukum Tumpul, Korupsi Dibiarkan Hidup

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:08 WITA

Solidaritas Rakyat Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Nanas Rp60 Miliar

Senin, 26 Januari 2026 - 16:57 WITA

Napi Diduga Bebas Pakai Ponsel, AMPERA Desak Copot Kalapas Bollangi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:32 WITA

LANTIK–AMPERA Angkat Isu Ponsel Bebas, Lapas Bollangi Kembali Diguncang Aksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WITA

Aspirasi Bertemu Busur, Aksi DOB Luwu Tengah Pecah di Depan Kekuasaan

Berita Terbaru

Salinan Ijazah Jokowi (Foto Antara)

Nasional

Tanpa Sensor, Salinan Ijazah Jokowi Jadi Objek Uji Keaslian

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:03 WITA