Massa Kepung Polda Sulsel, Desak Copot Kapolri

Tojeng

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) menggelar aksi

Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) menggelar aksi

Gedor.id– Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) turun ke jalan menuntut perubahan radikal serta mendesak Kapolri segera dicopot. Jumat (29/8/2025)

Aksi dimulai di depan Mako Brimob Polda Sulsel. Massa membentangkan spanduk besar bertuliskan “COPOT DAN ADILI KAPOLRI” sambil meneriakkan yel-yel perlawanan.

Situasi kian panas ketika puluhan demonstran memblokade jalan raya sebagai bentuk kekecewaan karena tuntutan mereka tidak kunjung ditanggapi aparat.

Desakan Mundur Kapolri

BACA JUGA :  Malik Dibantai, Fakta Dipelintir? Keluarga Desak Polisi Bicara Jujur!

Dalam orasinya, Osi selaku jenderal lapangan aksi menuding Kapolri gagal menjaga keamanan rakyat kecil dan justru menambah penderitaan masyarakat.

Ia menyinggung peristiwa tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) usai dilindas mobil taktis Barakuda milik kepolisian.

“Kami dari Aliansi KERAMAT mendesak Kapolri segera mundur! Tindakan represif aparat telah merenggut nyawa rakyat, tapi Kapolri memilih bungkam!” tegas Osi lantang dari atas mobil komando.

Hingga menjelang sore, orasi politik bergantian berkumandang. Sekitar pukul 15.30 WITA, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib meski suasana sempat menegang.

BACA JUGA :  Ricuh Sulsel Kian Panas! 53 Tersangka Ditetapkan, Polisi Sita Mesin ATM & Uang Puluhan Juta

Gesekan dengan Polisi

Kericuhan kecil sempat terjadi ketika aparat mencoba menghadang massa yang ingin melanjutkan orasi.

Aksi saling dorong tak terhindarkan, sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

“Polisi terlalu sensitif, padahal kami hanya memperjuangkan keadilan untuk ojol yang tewas dilindas mobil polisi,” ujar salah seorang demonstran.

Tuntutan KERAMAT

Aliansi KERAMAT yang terdiri dari GRD, PMBI, SPMP, GMNI Makassar, GMKI, LMND, PMKRI Gowa, dan KAM Makassar menegaskan dua tuntutan utama:

BACA JUGA :  Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!

1.Copot dan Adili Kapolri.

2.Mengecam keras tindakan represif kepolisian yang menewaskan seorang ojol.

Osi menutup aksinya dengan seruan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak diam melihat tragedi ini.

“Kami mengajak seluruh rakyat bersatu menyuarakan perlawanan terhadap tindakan brutal aparat. Aksi lanjutan akan digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat
Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi
Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WITA

Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA