Gejolak Internal TMI, DPW Sulsel Anggap Keputusan DPN Pecah Belah Kader

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo - Tani Merdeka Indonesia

Logo - Tani Merdeka Indonesia

Gedor.id– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sulawesi Selatan resmi melontarkan kekecewaan mendalam terhadap langkah Dewan Pimpinan Nasional (DPN). Sabtu (13/9/2025)

Dalam pernyataan sikapnya, DPW Sulsel menuding DPN bertindak sewenang-wenang, melanggar aturan organisasi, dan merusak marwah TMI.

Keputusan DPN yang disebut berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru dianggap sebagai tindakan sepihak yang mencederai legitimasi kepengurusan resmi di daerah.

BACA JUGA :  Tani Merdeka di Ambang Perpecahan, SK Baru DPN Jadi Biang Kerok

Melalui sembilan poin kecaman, DPW Sulsel menegaskan ketidakpuasan mereka, di antaranya:

  1. DPN dianggap semena-mena membentuk kepengurusan baru tanpa terlebih dahulu membubarkan kepengurusan lama.
  2. Sebagian besar pengurus DPW merasa kehilangan kepercayaan karena arah organisasi dinilai telah melenceng dari tujuan awal.
  3. Keputusan strategis yang seharusnya dibahas melalui musyawarah justru ditetapkan sepihak.
  4. Jerih payah dan pengabdian pengurus lama dinilai diabaikan, seakan tidak memiliki nilai.
  5. Evaluasi terhadap Ketua DPW justru menyeret seluruh pengurus yang tidak bersalah.
  6. Keputusan sepihak dinilai menimbulkan perpecahan dan mematikan semangat kader di lapangan.
  7. Hasil Rapinmas I (27–29 Agustus 2025) yang membahas AD/ART serta program kerja organisasi diabaikan begitu saja.
  8. DPN dinilai gagal menunjukkan kepemimpinan yang demokratis, transparan, dan sesuai aturan.
  9. Tindakan DPN dianggap merusak marwah TMI yang semestinya menjadi wadah perjuangan bersama, bukan sekadar alat kepentingan kelompok tertentu.
BACA JUGA :  Tani Merdeka di Ambang Perpecahan, SK Baru DPN Jadi Biang Kerok

“Keputusan sepihak ini jelas mencederai organisasi dan mengkhianati semangat kebersamaan yang selama ini dibangun. Kami tidak bisa menerima perlakuan semacam ini,” tegas Ketua OKK DPW TMI Sulsel, Bang Edo, bersama Sekretaris Junaedi dalam keterangan resminya.

DPW Sulsel menutup pernyataannya dengan mendesak DPN melakukan introspeksi mendalam dan segera mengembalikan jalannya organisasi ke prinsip demokratis serta kolektif.

BACA JUGA :  Tani Merdeka di Ambang Perpecahan, SK Baru DPN Jadi Biang Kerok

Editor : Darwis

Berita Terkait

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan
Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel
Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara
Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel
Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api
Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!
Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi
Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:33 WITA

Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WITA

Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:56 WITA

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WITA

Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:46 WITA

Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!

Berita Terbaru