Tani Merdeka di Ambang Perpecahan, SK Baru DPN Jadi Biang Kerok

Tojeng

Senin, 22 September 2025 - 18:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo - Tani Merdeka Indonesia

Logo - Tani Merdeka Indonesia

Gedor.id– Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) kembali memantik kegaduhan.

Penyerahan SK tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat DPN TMI, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2025).

Dalam acara itu, Ketua DPW TMI Sulawesi Selatan Abd. Jalal Bohari, bersama Ketua Dewan Pembina DPW TMI Sulsel Dr. Mulyadin Abdullah, menerima SK langsung dari Ketua Umum DPN-TMI Don Muzakkir, didampingi Sekjen H. Nandang Sudrajat, Bendahara Umum Fahmi, dan Ketua Bidang Organisasi Ayman Adnan.

BACA JUGA :  Gejolak Internal TMI, DPW Sulsel Anggap Keputusan DPN Pecah Belah Kader

SK ini disebut-sebut sebagai dasar legalitas baru kepengurusan.

Namun keputusan tersebut justru memicu amarah. Pengurus TMI Sulsel yang sebelumnya dikukuhkan pada 15 Agustus 2025 di Hotel Horizon Makassar merasa dilecehkan.

Mereka menuding DPN TMI telah bermain politik sempit dan mengkhianati semangat perjuangan petani.

“Ini jelas keluar jalur! Sesuai AD/ART, DPN cukup membekukan kepengurusan lama, bukan menerbitkan SK baru seenaknya. Apa DPN lupa siapa yang dulu berjuang membesarkan organisasi ini?” kecam salah satu pengurus dengan nada tinggi.

BACA JUGA :  Gejolak Internal TMI, DPW Sulsel Anggap Keputusan DPN Pecah Belah Kader

Kekecewaan itu makin tajam lantaran para pengurus lama sudah berkorban tenaga, waktu, hingga hadir dalam Rapinnas pada 27–29 Agustus 2025 di Jakarta.

“Sistem yang dijalankan sangat tidak etis, melukai rasa keadilan, dan menginjak-injak marwah organisasi. Jangan sampai Tani Merdeka jadi ladang kepentingan pribadi!” tegasnya.

Kini, aroma perpecahan makin menyengat. Alih-alih memperkuat barisan, langkah DPN justru dinilai menjadi bom waktu yang bisa menghancurkan Tani Merdeka Indonesia dari dalam.

BACA JUGA :  Gejolak Internal TMI, DPW Sulsel Anggap Keputusan DPN Pecah Belah Kader

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat
Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi
Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap “Invasi” Makassar, Partikel PM2.5 Ancam Kesehatan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:44 WITA

Uang Arisan Tak Kunjung Kembali, Pelapor Sebut Terlapor Tantang Dibawa ke Polisi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:59 WITA

Kernet Ditinggal di Jalan, Mobil Hino Rp200 Juta Tak Diketahui Rimbanya

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA