Kritik Menguat, Kasus Penipuan Mengendap 5 Tahun di Polres Sidrap Baru Jalan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedor.id– Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang mengendap selama hampir lima tahun di Polres Sidrap akhirnya menunjukkan perkembangan signifikan.

Perkara yang sebelumnya hanya berstatus aduan kini resmi ditingkatkan menjadi laporan polisi.

Seiring peningkatan status tersebut, penyidik langsung melayangkan surat panggilan kepada terlapor untuk dimintai keterangan.

Langkah ini diambil setelah kasus tersebut viral di sejumlah media daring dan media sosial, sehingga mendapat atensi dan diproses lebih lanjut oleh kepolisian.

Aduan korban berinisial NI yang tercatat sejak 2020–2021 sebelumnya tak kunjung memberikan kepastian hukum hingga akhir Desember 2025, meskipun seluruh tahapan awal penyelidikan telah dijalankan.

BACA JUGA :  Miris! Nenek 95 Tahun Lapor Polisi, Delapan Bulan Tak Ada Tindak Lanjut

Perkara ini diketahui mencakup dua transaksi bernilai besar. Pertama, pemesanan daster senilai Rp40 juta.

Kedua, pemesanan ribuan unit rak telur dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Selama bertahun-tahun, korban mengaku tidak memperoleh kejelasan penanganan, meski saksi telah diperiksa, bukti transaksi telah diserahkan, dan terlapor juga sempat dimintai keterangan oleh penyidik.

Kuasa hukum pelapor dari ARY Law Office menjelaskan bahwa proses pemeriksaan terlapor selama ini terkendala karena yang bersangkutan berada di luar daerah.

Namun belakangan diketahui terlapor telah berada di Sidrap, sehingga penyidik segera mengirimkan surat panggilan resmi.

BACA JUGA :  Lambat Diusut, Dugaan Penggelapan Kendaraan Seret Oknum DPRD Bantaeng hingga Polisi

“Kami mengapresiasi atensi dan respons cepat jajaran Reskrim Polres Sidrap. Perkara ini sangat penting bagi kepastian hukum klien kami, terutama terkait modal pembelian daster yang hingga kini belum diselesaikan, meski terlapor pernah mengaku akan melunasi,” ujar korban melalui kuasa hukum kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, Kasatres Polres Sidrap AKP Welfrick Krisyana Ambarita menegaskan bahwa penanganan perkara tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur.

“Penyidik telah berkomunikasi dengan penasihat hukum sehingga seluruh pihak terkoneksi dengan baik. Perkara ini tidak pernah dihentikan dan masih dalam proses sesuai ketentuan yang berlaku. Pelapor juga dipersilakan berkomunikasi langsung dengan penyidik terkait perkembangan kasus,” jelasnya.

BACA JUGA :  Arisan Tipu-Tipu di Toraja Utara! Empat Korban Rugi Ratusan Juta

Saat ini, dua perkara tersebut tengah ditangani Polres Sidrap. Dugaan penipuan dan penggelapan pemesanan daster tercatat dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Penelitian B/06/I/RES.1.11./2021 dengan nilai kerugian Rp40 juta.

Sementara perkara pemesanan rak telur tercatat dalam laporan B/608/X/RES.1.6./2020/Reskrim yang ditangani Unit Tipiter Polres Sidrap, dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kendati demikian, publik menuntut agar kedua perkara tersebut benar-benar diproses secara tuntas dan transparan, mengingat korban telah menunggu kepastian hukum sejak 2020–2021 hingga memasuki tahun 2026.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih
Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak
Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!
Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian
Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar
Pengakuan Setor Upeti Passobis Viral, Polda Sulsel Kejar Pemilik Akun
Penimbun Solar dan Pertalite Diciduk, Polisi Sita 107 Jeriken
Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WITA

Kerugian Rp100 Juta, Korban Perusakan di Laikang Minta Polisi Jangan Tebang Pilih

Selasa, 15 September 2026 - 13:52 WITA

Mobil Tangki 4.000 Liter Angkut Solar Subsidi Tanpa Izin, Polres Toraja Utara Bertindak

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WITA

Kasus Dugaan Penggelapan Pakan Ayam Berlarut, Kuasa Hukum: Kalau Bukti Cukup, Tetapkan Tersangka!

Sabtu, 5 September 2026 - 19:26 WITA

Misteri Kematian Hj Mini Dg Jime Diuji Forensik, Keluarga Tuntut Kepastian

Jumat, 4 September 2026 - 14:55 WITA

Praperadilan Taufik Hidayat “Telanjangi” Polrestabes Makassar, Borok Penyidikan Dibongkar

Berita Terbaru