MBG Belum Masuk Tanakeke, Orang Tua Tagih Keadilan untuk Anak Kepulauan

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id– Pelajar di Kecamatan Kepulauan Tanakeke hingga kini belum menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski program tersebut telah berjalan di sejumlah daerah lain.

Di wilayah kepulauan ini terdapat 21 satuan pendidikan yang terdiri atas 11 SD, 7 SMP, dan 3 SMA yang tersebar di enam desa.

Namun, belum ada kepastian kapan program MBG akan menjangkau sekolah-sekolah di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Keluarga Miskin Tak Dapat Keadilan? Kasus Agus Seret Nama Polsek

Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan orang tua siswa. Mereka mempertanyakan pemerataan pelaksanaan program dan menilai wilayah kepulauan belum mendapat perhatian yang sama, padahal akses terhadap layanan dasar di daerah tersebut lebih terbatas dibanding wilayah daratan.

“Kami sangat heran. Mengapa justru kami yang tinggal di pulau seolah dianaktirikan? Sampai hari ini anak-anak kami belum pernah melihat, apalagi menikmati Program Makan Bergizi Gratis,” ujar salah seorang orang tua siswa saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

BACA JUGA :  Poros Rakyat Indonesia Bongkar Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas di Biringbulu

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pelaksanaan MBG di Kecamatan Kepulauan Tanakeke.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan penjelasan dan memastikan program MBG dapat dinikmati pelajar di wilayah kepulauan tanpa dibedakan dari daerah daratan.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga
Kasus Alphard Rp31 Juta per Bulan Memanas, Terlapor Disebut Sulit Dihubungi
Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi, Polres Takalar Belum Mampu Bertindak
Takalar Didesak Audit Seluruh Bangunan SPPG, Dugaan Pelanggaran Mengemuka
Lambat Diusut, Dugaan Penggelapan Kendaraan Seret Oknum DPRD Bantaeng hingga Polisi
Tambang Galian C Diduga Langgar Aturan, Pemilik Berinisial KN Diminta Diperiksa
Handbody Diduga Ilegal Dijual Rp150 Ribu, Klaimnya Disejajarkan dengan Suntik Chromosome
Kasat Reskrim Polres Takalar Didesak Respons Dugaan Galian C di Sawah Produktif

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WITA

MBG Belum Masuk Tanakeke, Orang Tua Tagih Keadilan untuk Anak Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:38 WITA

Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WITA

Tambang Galian C Diduga Ilegal Beroperasi, Polres Takalar Belum Mampu Bertindak

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:35 WITA

Takalar Didesak Audit Seluruh Bangunan SPPG, Dugaan Pelanggaran Mengemuka

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WITA

Lambat Diusut, Dugaan Penggelapan Kendaraan Seret Oknum DPRD Bantaeng hingga Polisi

Berita Terbaru