Kejari Takalar Ditantang Bongkar Dugaan Fee 15 Persen di Proyek Revitalisasi SD

Rabu, 9 September 2026 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar

Gedor.id– Proyek revitalisasi SDN 187 Inpres Dengilau dan SDN 79 Sawakong Towa di Kabupaten Takalar disorot. Rabu (9/9/2026)

Gerakan Masyarakat Sawakong mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar turun tangan untuk menelusuri dugaan permainan anggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Sorotan mencuat menyusul adanya informasi mengenai dugaan fee 15 persen serta dugaan bahwa pekerjaan yang disebut berkaitan dengan Program Pembangunan dan Pengembangan Satuan Pendidikan (P2SP) justru dilaksanakan oleh pihak lain.

BACA JUGA :  SL Masih Saksi, Saenal Dijerat, Penanganan Kasus di Takalar Jadi Sorotan

Gerakan Masyarakat Sawakong meminta aparat penegak hukum tidak hanya melihat hasil fisik bangunan, tetapi juga menelusuri seluruh rantai pelaksanaan proyek.

Mulai dari dokumen anggaran, mekanisme pencairan, pihak yang menerima pembayaran, pelaksana pekerjaan di lapangan, hingga pihak yang diduga mengendalikan pekerjaan perlu diperiksa untuk memastikan ada atau tidaknya penyimpangan.

“Jangan tunggu proyek selesai baru bergerak. Kalau ada dugaan fee 15 persen dan pekerjaan dikerjakan pihak lain, bongkar sekarang. Periksa seluruh alurnya,” tegas Gerakan Masyarakat Sawakong.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp12,4 M di Takalar Mencuat, Saluran Dibangun Tanpa Pintu Air

Namun, tudingan tersebut mendapat bantahan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra.

Dody menegaskan tidak mengetahui adanya praktik fee sebesar 15 persen sebagaimana informasi yang beredar.

“Tidak ada seperti itu yang mengatakan fee sebesar 15 persen. Saya sampaikan ke Kabid-nya untuk menindaklanjuti di lapangan,” kata Dody.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Dugaan Fee 15 Persen Guncang Proyek Revitalisasi Dua SD Takalar
Palang Berbayar Kembali Marak di Ulu Ere, Keluarga Kades Pekaloa Disorot
P2SP Takalar Disorot, Dua Sekolah Diduga Gunakan Koordinator Tenaga Kerja yang Sama
Penunjukan Ketua P2SP di Takalar Dipertanyakan, Dugaan Setoran Mengemuka
Temuan BPK Jangan Berhenti di Atas Kertas, Kejari Takalar Diminta Turun Tangan
Pelanggaran Lalu Lintas Disorot, Aktivis Desak Kapolres Takalar Bertindak
P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?
Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:55 WITA

Kejari Takalar Ditantang Bongkar Dugaan Fee 15 Persen di Proyek Revitalisasi SD

Selasa, 8 September 2026 - 22:45 WITA

Dugaan Fee 15 Persen Guncang Proyek Revitalisasi Dua SD Takalar

Selasa, 8 September 2026 - 22:07 WITA

Palang Berbayar Kembali Marak di Ulu Ere, Keluarga Kades Pekaloa Disorot

Senin, 7 September 2026 - 13:10 WITA

P2SP Takalar Disorot, Dua Sekolah Diduga Gunakan Koordinator Tenaga Kerja yang Sama

Jumat, 4 September 2026 - 22:54 WITA

Penunjukan Ketua P2SP di Takalar Dipertanyakan, Dugaan Setoran Mengemuka

Berita Terbaru