Dugaan Fee 15 Persen Guncang Proyek Revitalisasi Dua SD Takalar

Tojeng

Selasa, 8 September 2026 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dugaan Free 15 persen (Visual AI)

Ilustrasi Dugaan Free 15 persen (Visual AI)

Gedor.id– Dugaan permainan anggaran membayangi proyek revitalisasi SDN 187 Inpres Dengilau dan SDN 79 Sawakong Towa.

Gerakan Masyarakat Sawakong mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar tidak tinggal diam dan segera membuka penyelidikan.

Sorotan utama tertuju pada informasi dugaan fee 15 persen serta dugaan bahwa pekerjaan P2SP yang seharusnya memiliki mekanisme pelaksanaan tertentu justru dikerjakan oleh pihak lain.

BACA JUGA :  Korupsi Diduga Menggurita, Kejari Takalar Didesak Hentikan ‘Tidur' Panjang

Jika informasi tersebut benar, pertanyaan besarnya sederhana: siapa yang mengatur pekerjaan, siapa yang mengendalikan anggaran, dan ke mana dugaan fee tersebut mengalir?

Gerakan Masyarakat Sawakong meminta Kejari Takalar tidak berhenti pada pemeriksaan fisik bangunan.

Aparat diminta menelusuri dokumen anggaran, mekanisme pencairan, pihak yang menerima pembayaran, pelaksana pekerjaan di lapangan, hingga pihak yang diduga menjadi pengendali proyek.

“Jangan tunggu proyek selesai baru bergerak. Kalau ada dugaan fee 15 persen dan pekerjaan dikerjakan pihak lain, bongkar sekarang. Periksa seluruh alurnya,” tegas Gerakan Masyarakat Sawakong. Selasa (8/9/2026)

BACA JUGA :  Surat Teguran Pemprov Terbongkar, Proyek UMKM Galut Kian Bau Masalah

Desakan ini sekaligus menjadi ujian bagi Kejari Takalar untuk memastikan proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut berjalan sesuai ketentuan, bukan dikendalikan oleh pihak-pihak yang tidak semestinya.

Dugaan ini tentu harus dibuktikan. Namun justru karena itu, pemeriksaan tidak boleh ditunda.

Semakin lama dibiarkan, semakin besar ruang bagi bukti dan alur anggaran menjadi sulit ditelusuri.

BACA JUGA :  Kejari Takalar Ditantang Bongkar Dugaan Fee 15 Persen di Proyek Revitalisasi SD

Kini bola berada di tangan aparat penegak hukum. Apakah dugaan fee 15 persen dan pihak yang disebut mengendalikan pekerjaan akan dibongkar, atau proyek ini dibiarkan berjalan hingga selesai tanpa pemeriksaan serius?

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA